JNE Dukung Promosi Pariwisata Cilacap
Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kulonprogo meninjau Pasar Sentolo Baru, Kulonprogo, Selasa (12/1/2016). (Rima Sekarani I.N/JIBI/Harian Jogja)
Pasar tradisional Sentolo di Kulonprogo sedang dalam penataan
Harianjogja.com, KULONPROGO- Kepala Dinas PerindagESDM Kulonprogo, Niken Probo Laras mengatakan, pembangunan Pasar Sentolo Baru telah selesai pada akhir 2015 lalu dengan total anggaran mencapai Rp20 miliar.
Jika ada kelengkapan bangunan maupun fasilitas yang dianggap kurang layak atau malah sudah rusak, upaya perbaikan masih bisa dilakukan selama enam bulan masa pemeliharaan.
“Sekarang proses penataan dan diharapkan selesai 1-2 bulan ini,” ujar Niken, baru-baru ini.
Penataan yang dimaksud Niken juga mencakup pengisian kios dan los. Dia mengungkapkan, ada lebih dari 500 orang mendaftar sebagai calon pedagang yang saat ini sedang diseleksi.
Namun, kebanyakan mereka adalah orang baru atau bukan berasal dari pasar lama. Relokasi serentak bagi pedagang pasar lama bahkan justru tidak ada dalam rencana penataan itu.
Niken menjelaskan, Pasar Sentolo baru yang saat ini sudah diisi sebagian pedagang dari pasar lama akan ditambahi dengan pedagang baru. Pasar lama yang sudah menjadi pasar desa jelas tetap membutuhkan pedagang untuk menempati los dan kios di sana.
“Tidak wajib pindah. Jadi yang kemarin sudah pindah, nanti akan bergabung dengan pedagang baru. Tapi sebagian lain dipersilakan saja [jika mau pindah dari pasar lama atau tidak],” ungkap Niken.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.
Film Indonesia berlatar Jogja raih penghargaan di Cannes 2026. Kisah identitas ‘Yanto’ memikat penonton dunia.
Pantai Glagah jadi motor lonjakan PAD pariwisata Kulonprogo 2026. Kunjungan wisatawan ikut meningkat tajam.