3 Moge Disita KPK, Diduga Dibeli Pakai Dana Operasional DJBC
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Angkutan Ringroad mendapat kritikan dari akademisi.
Harianjogja.com, JOGJA – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta berusaha memberikan pelayanan transportasi berupa bus besar yang menghubungkan Ringroad. PT Damri ditunjuk sebagai pengelola trayek yang dinilai berpotensi menghubungkan titik-titik ramai di sekitar DIY.
Nantinya wisatawan yang ingin masuk ke arah kota bisa menggunakan Trans Jogja. Harapannya layanan ini dapat memecah kemacetan yang ada di Jogja. (Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/01/14/angkutan-ringroad-jadi-solusi-koneksi-antar-halte-terminal-680540">ANGKUTAN RINGROAD : Jadi Solusi Koneksi antar Halte & Terminal)
Dosen Teknik Arsitektur dan Perencanaan Universitas Gadjah Mada (UGM) , Suryanto mengaku belum dapat mengukur manfaat dari proyek ini. Dia melihat masalah terbesar yang dirasakan warga DIY adalah minimnya transportasi di dalam kota yang berimbas pada kemacetan.
“Kalau hanya keliling Ringroad kelihatannya belum memberikan manfaat yang besar atau mengurangi kemacetan. Sebab masalah utama kemacetan itu ada di dalam kota Jogja,” kata Suryanto saat ditemui di Kantornya, Senin (18/1/2016).
Suryanto menambahkan kebutuhan transportasi di DIY seharusnya lebih langsung menghubungkan kawasan Ringroad dengan pusat kota. Dia juga melihat rute Trans Jogja kurang efektif karena dinilainya masih terlalu berputar-putar tidak langsung ke tujuan.
“Yang dibutuhkan itu transportasi yang langsung menuju ke lokasi bukan berputar-putar. Trans Jogja itu masih berputar-putar meskipun ada rute yang memasuki wilayah kota. Seharusnya ada transportasi dari Jombor atau Giwangan langsung menuju ke Malioboro, demikian sebaliknya,” kata Suryanto.
Dengan adanya rute langsung menuju lokasi ini wisatawan juga tidak akan dibingungkan dengan jalur yang berputar-putar. Dia mencontohkan Trans Jakarta dari Blok M menuju ke Kota Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita tiga moge dalam kasus korupsi Bea Cukai. Motor diduga dibeli sementara memakai dana operasional khusus DJBC.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu 2 September 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif Rp12.000.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat Desember 2026. Pengamat Hardjuno Wiwoho meminta pengawasan ketat agar aturan tak disalahgunakan.
Bupati Sidoarjo Subandi memastikan santri yang diduga keracunan MBG telah ditangani. Pemkab akan mengecek SPPG penyedia makanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo 2 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di beberapa stasiun.
Jadwal KSPN Jogja 2 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.