PRODUKSI PADI SLEMAN : Gangguan Cuaca Diyakini Tak Berpengaruh terhadap Swasembada Pangan

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 20 Januari 2016 05:20 WIB
PRODUKSI PADI SLEMAN : Gangguan Cuaca Diyakini Tak Berpengaruh terhadap Swasembada Pangan

Kisdaryati, petani di Dusun Pringapus, Mororejo, Tempel, Sleman menunjukkan tanaman padi miliknya yang terserang hama wereng, Minggu (22/3/2015) (kiri), para petani harus panen dini demi menyelamatkan tanaman padi yang belum ikut terserang hama wereng (kanan). (JIBI/Harian Jogja/Rima Sekarani I.N.)

Produksi padi Sleman diyakini tidak terpengaruh gangguan cuaca

Harianjogja.com, SLEMAN- Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sleman Widi Sutikno mengakui gangguan cuaca tahun ini berdampak pada mundurnya musim tanam.

Meski begitu, dia menilai kemunduran musim tanam tersebut tidak terlalu berpengaruh terhadap swasembada pangan di Sleman.

“Tidak ada hujan di musim hujan atau pethatan selama beberapa hari ini memang memengaruhi musim tanam. Akan tetapi, kami yakin kondisi ini tidak banyak berpengaruh terhadap swasembada pangan. Selama 2015 lalu, terjadi surplus beras 107.000 ton," jelas Widi, Senin (18/1/2016).

Widi optimistis, meski terjadi gangguan cuaca awal tahun ini, produksi padi di Sleman tetap mengalami surplus. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah terus melakukan pendampingan dan pemberian bantuan kepada kelompok tani.

Bantuan yang diberikan tidak hanya peralatan untuk mengolah lahan pertanian, tetapi juga pelbagai pendampingan. Salah satunya, mengubah pola tanam petani menggunakan pola tanam jajar legowo, sistem mina padi dan lainnya.

Di Sleman sendiri, katanya, saat ini 64 hektare lahan pertanian menggunakan sistem tanam mina padi. "Kalau bisa menggunakan sistem mina padi terutama selama musim penghujan ini. Dengan sistem mina padi, petani mendapatkan dua keuntungan. Pertama bisa meningkatkan prosuksi padi, kedua dapat menghasilkan ikan," terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online