Pasar Beringharjo Kini Lebih Nyaman, Ada AC hingga Tempat "Selfie"

Nina Atmasari
Nina Atmasari Kamis, 21 Januari 2016 11:55 WIB
Pasar Beringharjo Kini Lebih Nyaman, Ada AC hingga Tempat "Selfie"

Taman dengan tulisan besar di Pasar Beringharjo menjadi titik untuk berfoto. (Istimewa)

Pasar Beringharjo Jogja kini lebih nyaman dengan pemasangan AC dan taman

Harianjogja.com, JOGJA- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Bisnis Dinas Pengelolaan Pasar Kota Jogja mampu merealisasikan pasar modern di Beringharjo. Pembenahan yang dilakukan bertujuan memberikan kenyamanan dan peningkatan kunjungan ke pasar tradisional terbesar di DIY.

Sejak pertengahan 2015, UPT Pusat Bisnis yang dipimpin Gunawan Nugroho Hutomo berhasil menghadirkan suasana pasar modern yang lebih bersih, sejuk, dan rapi.

”Kami menghadirkan toilet yang lebih modern dan bersih, kemudian disusul perbaikan lantai, pengadaan penyejuk udara, dan terakhir adalah penataan taman di pintu masuk selatan,” jelas Gunawan Rabu (20/1/2016).

Sejak Desember lalu, UPT Pusat Bisnis telah menghadirkan AC berkapasitas 120 PK yang bisa dinikmati pengunjung lantai tiga. Untuk lebih membuat nyaman pengunjung, UPT juga telah memasang kaca pengaman di border lantai tiga.

”Beringharjo ini satu-satunya pasar tradisional yang memiliki penyejuk udara seperti yang dirasakan di mall. Bagi saya, kenyamanan pengunjung itu nomor satu, saya dan tim dituntut bekerja keras serta berinovasi agar transaksi antara penjual pembeli lancar. Pembenahan tidak
menghilangkan ciri khas pasar tradisional yaitu proses tawar menawar,” lanjutnya.

Pembenahan juga dilakukan di sepanjang jalan di sisi selatan pasar yang merupakan akses masuk ke lantai dua. Jika sebelumnya kondisi di lokasi ini tidak tertata, sekarang menjadi lebih rapi dan indah dilihat.

Trotoar yang dulu sempat dipergunakan untuk jualan dan parkir, sekarang berisikan bangku dan taman kecil yang menyejukkan. Pada tempat yang sama, UPT memasang tulisan ”Beringharjo” dalam ukuran besar yang diperuntukkan menjadi latar belakang pengambilan foto.

”Bersamaan dengan penyelesaian pendestrian dan taman, kami meminta petugas keamanan lebih memantau ketertiban dan mengantisipasi kemacetan. Intinya kami meminta petugas untuk lebih proaktif menjaga kenyamanan untuk pengunjung,” ujar Gunawan.

Lebih jauh, Gunawan menerangkan dengan kehadiran pasar online, persaingan antara pasar tradisional dan modern sudah tidak bisa dibandingkan lagi. Yang penting, kekhasan pasar yang sudah dikenal masyarakat tetap dipertahankan.

Beringharjo, dikenal secara nasional bahkan internasional mampu mempertahankan karakter Jawa-Jogja. Sehingga tidak hanya menjadi pusat jual beli, namun juga menjadi tempat wisata.
”Disinilah hubungan pembenahaan yang kami lakukan. Kami ingin tulisan ’Beringharjo’ dijadikan latar belakang berfoto sehingga lebih dikenal masyarakat,” pungkasnya.

Hadir sejak sejak 2013 lalu, UPT Pusat Bisnis bertugas mengelola area seluas 6.564 meter persegi ( berisikan 173 kios dan 73 konter) yang berada di lantai 2 dan 3 Pasar Beringharjo. Keberadaan UPT Pusat Bisnis menggantikan pihak ke tiga yang sudah 20 tahun mengelola dengan sistem Build Operate Transfer (BOT).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online