Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Ormas Gafatar, anggota yang berasal dari Kulonprogo akan dijemput Selasa depan
Harianjogja.com, KULONPROGO- Mantan anggota Gafatar asal Kulonprogo akan dijemput pada Selasa (2/2/2016) mendatang. Hingga saat ini, ada 4 warga Kulonprogo yang telah dipastikan ikut pulang ke Jogja.
Sedianya warga mantan anggota Gafatar ini akan dijemput untuk pulang kembali ke keluarganya pada pekan depan. Penjemputan ini akan dilakukan oleh pemerintah Kabupaten (pemkab) Kulonprogo bersama Polres Kulonprogo setelah proses identifikasi selesai.
“Nanti Selasa kami akan menemani jemput ke Sleman,”ujar AKBP Nanang Djunaedi, Kapolres Kulonprogo pada Kamis (28/1/2016).
Penjemputan ini akan dilakukan dibawah koordinasi Kantor Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) Kulonprogo yang telah menyediakan transportasi berupa 1 buah elf dan 1 buah minibus.
Transportasi ini disediakan untuk mengantisipasi jumlah warga mantan anggota Gafatar yang bertambah pascaproses identifikasi.
Berdasarkan hasil identifikasi, saat ini terdapat 4 warga Kulonprogo yang sedang dalam masa pendampingan oleh pihak provinsi. Keempat orang ini merupakan satu keluarga asal Dusun Wareng, Desa Donomulyo, Kecamatan Nanggulan, Kulonprogo.
Keempat orang ini tidak termasuk Kinkin Mulyani Tahan Uji, warga asal Dusun Gebang II, Desa Plumbon, Kecamatan Temon, Kuloprogo yang sebelumnya sempat diberitakan ikut pulang bersama rombongan mantan anggota Gafatar.
Meski demikian, Nanang menyebutkan bahwa tidak menutup kemungkinan bahwa Kinkin juga termasuk dalam rombongan yang kini sedang dalam tahap identifikasi ini. Pasalnya, identifikasi warga mantan anggota Gafatar masih terus berjalan dan diprediksi baru akan selesai Selasa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.