WISATA JOGJA : 2025, DIY Terkemuka untuk Wisata, Pendidikan & Budaya di Asean, Akankah Tercapai?

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Sabtu, 30 Januari 2016 13:20 WIB
WISATA JOGJA : 2025, DIY Terkemuka untuk Wisata, Pendidikan & Budaya di Asean, Akankah Tercapai?

HarianJOgja/Gigih M. Hanafi Gedung Perpustakaan Daerah terpadu D.I Yogyakarta yang berada di Karang Jambi, Kec.Banguntapan, Kab. Bantul sudah terdapat kerusakan di beberapa tempat seperti terlihat pada Senin (6/4). Gedung yang di bangun dengan biaya APBD DIY senilai Rp 45,1 miliar tersebeut masih mangkrak.

Wisata Jogja untuk realisasi Perda No. 2 tahun 2009 masih panjang

Harianjogja.com, DENPASAR-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditargetkan menjadi pusat budaya, pendidikan dan pariwisata pada 2025. Adapun pada 10 tahun pertama pelaksanaan, tahapan yang terealisasi belum sesuai target.

Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Drajat Ruswandono mengatakan sesuai Perda nomor 2 tahun 2009, pada 2025 DIY akan menjadi pusat budaya, pendidikan dan pariwisata terkemuka di Asia Tenggara (Asteng). Dalam mencapai target tersebut, 10 tahun pertama diprioritaskan menggarap infrastruktur. Selanjutnya baru menekankan Sumber Daya Manusia (SDM), manajemen dll.

"Misalnya JJLS (Jalur Jalan Lingkar Selatan), Bandara Kulonprogo, Trans Jogja, Pelabuhan Adikarta, Perpustakaan Daerah dan penataan trotoar dll," terangnya saat ditemui disela kunjungan DPRD DIY dan media ke Pemerintah Provinsi Bali, Rabu (27/1/2016).

Sejak ditetapkan pada 2005, tambah dia, pemenuhan infrastruktur telah dilakukan. Hanya saja, realisasi dan perencanaan belum berjalan seperti yang diharapkan.

"Setidaknya ada selisih 29 persen dari target dan realisasi pada 2014, ada penyimpangan," terangnya.

Drajat berharap persoalan ini dapat menjadi perhatian setiap pihak agar target tersebut dapat terealisasi. Guna mencapai target itu, DPRD DIY berupaya memprioritaskan anggaran politik untuk tiga sektor tersebut.

Misalnya saja dengan merealisasikan DIY sebagai kota pendidikan dengan menyelesaikan pembangunan perpustakaan terbesar se-Asteng. Trans Jogja juga diupayakan mencapai perguruan-perguruan tinggi dll.

"Apalagi ada danais (dana keistimewaan), semoga 2025 dapat tercapai dan orang-orang jalan nyaman di DIY," ungkapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis