Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Perbankan DIY akan lebih mudah diakses oleh warga dengan layanan "Laku Pandai"
Harianjogja.com, JOGJA-Bank Pembangunan Daerah (BPD) Daerah istimewa Yogyakarta (DIY) akan segera meluncurkan Layanan Keuangan Tanpa Kantor Dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) sampai ke pelosok daerah di DIY. Hal ini bertujuan memudahkan masyarakat pedesaan dalam mengakses layanan keuangan dari BPD.
Laku Pandai ini akan difokuskan untuk daerah pelosok di Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo. Direktur Utama (Dirut) BPD DIY Bambang Setiawan mengatakan, masih banyak titik pelosok di Gunungkidul dan Kulonprogo yang belum dijangkau oleh bank-bank karena medan yang sulit serta jarak yang sangat jauh.
“Kami akan buka keagenan di seluruh DIY sampai pelosok agar layanan lebih luas,” kata dia Sabtu (30/1/2016).
Layanan keuangan branchless banking atau yang juga biasa disebut bank tanpa cabang ini direncanakan akan mulai dibuka tahun ini. Bambang mengatakan, selama ini banyak kantong-kantong ekonomi di pelosok yang belum terjangkau layanan keuangan dari bank. Jika bank membuka cabang, syarat dan aturannya ketat dan sulit. “Maka kita akan masuk dengan Laku Pandai,” tegasnya pada Harian Jogja.
Dengan keagenan seperti ini, siapapun bisa mendaftar dan melayani. Harapannya dengan adanya Laku Pandai di pelosok, akan semakin meningkatkan jumlah nasabah yang menggunakan layanan BPD DIY. Targetnya, kata Bambang, Laku Pandai ini bisa memudahkan para perangkat desa dalam mendapat akses keuangan.
“Transaksinya kita tidak membatasi. Batasannya ya tergantung agennya. Kalau agennya kuat ya kami dukung,” jelas Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa