Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
ilustrasi mencuri. (Hengky Irawan/JIBI/Harian Jogja)
Pencurian Jogja terjadi di Stasiun Lempuyangan.
Harianjogja.com, JOGJA-PT.KAI Daerah Operasional 6 Jogja mengimbau masyarakat untuk tidak membeli tiket dari orang lain, kecuali dari agen resmi. Imbauan tersebut terkait hilangnya 515 lembar tiket kereta api siap cetak dari mesin cetak tiket mandiri (CTM) di Stasiun Lempuyangan.
“Jangan percaya jika ada orang yang menawarkan tiket. Belilah tiket di loket resmi," kata Manager Humas PT.KAI Daerah Operasional 6 Jogja, Eko Budianto kepada wartawan, melaui sambungan telepon, Selasa (2/2/2016).
Salah satu dari tiga mesin CTM yang terletak di depan loket tiket Stasiun Lempuyangan dibobol pencuri pada Senin (1/2/2016) dini hari lalu, sekitar pukul 00.30 WIB. Menurut Eko, tiket siap cetak yang hilang dari mesin CTM dipastikan tidak bisa digunakan karena setiap tiket memiliki barcode atau kode tertentu dan kode yang itu akan tercetak otomatis dari mesin CTM.
Kode yang tercantum dalam tiket resmi dibagian pojok atas itu berfungsi untuk menyaring data tiap pemilik tiket saat akan masuk kawasan stasiun.
“Tanpa kode itu tidak bisa masuk,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Honda NC750X 2027 resmi meluncur di Eropa dengan dua warna baru. Mesin 745 cc, DCT, bagasi 23 liter dan TFT 5 inci tetap dipertahankan.
Daftar 10 transfer pemain termahal Liga Italia 2026-2027: Goncalo Ramos ke Milan, Kolo Muani ke Juventus, dan lainnya. Cek nilai transfer dan klubnya di sini!
Pizza Hut resmi berganti pemilik setelah Yum! Brands merampungkan penjualan senilai US$2,7 miliar. Aaron Powell juga mundur sebagai CEO global.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi ICS 2026 terhadap para builder dan kreator yang terus menghadirkan inovasi sekaligus mendorong perkembangan kultur
Timnas Indonesia U-20 menghadapi Laos pada matchday kedua Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda memburu tiga poin setelah ditahan Malaysia.