OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Pasar Klitikan Jogja kini banyak diisi pedagang barang baru, bukan lagi barang klitikan
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Jogja, Maryustion Tonang kesulitan mengendalikan pertumbuhan dagangan di pasar klitikan Pakuncen Jogja.
Populasi pedagang klitikan (barang bekas) makin menipis, Tion mengatakan kondisi itu sebenarnya sudah terjadi sejak lama.
Dia mengakui meskipun mengusung nama pasar klitikan namun sekarang banyak pedagang yang menjual komoditas baru yang berlawanan dengan konsep klitikan.
Tion menuturkan pihaknya secara bertahap akan berusaha mempertahankan daya tarik utama pasar Pakuncen sebagai pasar Klitikan.
Namun hal itu dinilainya tak mudah karena pada akhirnya akan ada seleksi alam yang berlaku. Pihaknya pun tak bisa memaksa pedagang untuk tetap menjual klitikan di pasar Pakuncen.
Meskipun begitu pihaknya tetap berharap klitikan akan tetap menjadi daya tarik utama pasar Pakuncen. Pasalnya hal itu sesuai dengan rencana besar Pemkot Jogja untuk menciptakan daya tarik utama di setiap pasar tradisional. Tion mencontohkan pasar Giwangan yang identik dengan pusat hasil bumi atau pasar Pasty yang identik dengan flora dan fauna.
“Penataan jelas dilakukan. Secara bertahap kami ingin mengambalikan rohnya pasar klitikan sebagai pusat barang bekas, tapi itu nanti tergantung dengan seleksi alam,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Jadwal bola malam ini 6-7 Oktober 2026 menghadirkan Kroasia vs Spanyol, Inggris vs Ceko, Argentina vs Benin, dan laga lainnya.
Kementerian Kebudayaan mendukung IPCC 2026 di Yogyakarta yang melibatkan seniman dari delapan negara untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan wondrZ sebagai sarana edukasi literasi finansial sejak dini yang mendorong anak belajar mandiri dal
TikTok menguji Shopping Assistant dan Buy Direct untuk mempermudah pengguna mencari produk hingga checkout dengan bantuan AI.
Indomaret bersama Pemkab Magelang menggelar pelatihan kewirausahaan dan menyerahkan dua gerobak usaha untuk mendorong UMKM lokal naik kelas