Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Penggunaan danais untuk pengisian wakil gubernur memiliki tiga skema
Harianjogja.com, JOGJA -- Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DIY akhirnya mengirimkan usulan perubahan anggaran Dana Keistimewaan 2016 sebesar Rp2,019 miliar. Anggaran ini merupakan pagu tertinggi berdasarkan berbagai kemungkinaan penggunaan yang ada.
Sekretaris Dewan DIY, Drajad Ruswandono Jumat (12/2/2016) mengatakan angka itu didapat berdasarkan berbagai kemungkinan dalam proses pengisian dan penetapan jabatan Wakil Gubernur DIY. Dari hasil berbagai rapat yang sudah dilakukan, diiputuskan untuk menganggarkan perubahan Danais sebesar Rp2,019 miliar. (Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/01/22/penggunaan-danais-pemda-bakal-bentuk-upt-pengelola-danais-683447">PENGGUNAAN DANAIS : Pemda Bakal Bentuk UPT Pengelola Danais)
Jumlah itu terdiri dari biaya penetapan yang meliputi biaya kinerja Pansus Penetapan Wakil Gubernur hingga biaya rapat paripurna penetapan sebsar Rp930,373 juta. Sisanya, Rp1089 miliar merupakan anggaran yang disiapkan untuk proses pelantikan.
Drajat menjelaskan, dana Rp1,089 miliar itu merupakan pagu tertinggi. Dalam proses pelantikan nanti akan ada beberapa skema yang disiapkan. Skema pertama adalah pelantikan digelar di Istana Negara di Jakarta. Untuk itu mereka hanya perlu menyiapkan anggaran untuk pemberangkatan dan akomodasi KGPAA Paku Alam X beserta istri dan dua orang anaknya serta 55 anggota DPRD DIY selama di ibukota. Sementara biaya pelantikan ditanggung APBN.
Skema kedua, pelantikan dilakukan di Gedung Agung Jogja. Untuk skema ini biaya pelantikan ditanggung APBN. DIY juga tak perlu mengeluarkan biaya untuk akomodasi Wagub dan anggota dewan.
Sedangkan opsi ketiga adalah pelantikan di luar Gedung Agung, semisal di Kepatihan maupun di DPRD DIY. Untuk skema terakhir, DIY menanggung penuh biaya pelantikan yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp1,089 miliar.
“Opsi ini adalah opsi termurah, kalau sisa tentu dananya akan masuk silpa (sisa lebih/kirang penggunaan anggaran)dan bisa digunakan untuk yang lain,” beber Drajad.
Lebih lanjut, Drajad juga mendukung keputusan DPRD DIY untuk menunggu kepastian soal Danais sebelum mulai menetapkan Pansus. Menurutnya hal itu merupakan langkah yang wajar dilakukan karena sistem pendanaan di pemerintahan sebenarnya tidak mengenal konsep talangan.
Sementara, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY Bambang Wisnu Handoyo mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan perubahan anggaran ke Kementerian Keuangan 10 Februari lalu. Saat ini mereka tinggal menunggu jawaban dan keputusan dari Kemenkeu.
“Kapan jawabannya muncul kami tidak tahu karena itu kewenangannya pusat,” kata dia baru-baru ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Jorge Martin masih memimpin MotoGP 2026, tetapi Marc Marquez hanya berjarak 19 poin dan Marco Bezzecchi 24 poin. Simak persaingan menuju GP Misano.
John Ternus mendapat target kompensasi US$58 juta sebagai CEO Apple. Simak rincian gaji pokok, bonus saham, dan perbandingannya dengan Tim Cook.
Prediksi Laos U20 vs Indonesia U20 Kualifikasi Piala Asia U20 2027. Simak misi Garuda Muda, susunan pemain, jadwal, siaran langsung dan prediksi skor.
Google Maps punya banyak fitur yang jarang diketahui, mulai dari Gemini, AR, Street View, Lists hingga Immersive View. Simak 10 fitur yang wajib dicoba.
Remaja 18 tahun di Prancis merencanakan penculikan Kylian Mbappé dari balik penjara via Snapchat. Simak daftar 26 target dan performa Mbappé di lapangan.