PSM vs PERSIB Malam Ini: Penentu Juara, Prediksi Skor, Susunan Pemain
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Tiga karung sampah di lobi lantai I Pasar Singosaren, Solo, Kamis (31/7/2014), sekitar pukul 20.00 WIB. (Istimewa/JIBI/Solopos)
Pengelolaan sampah tidak hanya di rumah tangga, tetapi juga di pasar
Harianjogja.com, SLEMAN– Untuk menekan volume sampah dari 41 pasar di Sleman, Dinas Pasar (Dinsar) menargetkan pengolahan sampah secara mandiri melalui bank sampah di setiap pasar. Tahun ini, Dinsar akan membangun bank sampah di Pasar Gamping dan Condongcatur.
Kepala Dinsar Sleman, Endah Tri Yitnani mengatakan, volume sampah yang diangkut empat truk setiap hari mencapai 20 ton. Jumlah tersebut merupakan sampah yang sudah dipilah.
"Kalau belum dipilah, jumlahnya bisa lebih dari itu. Untuk mengurangi volume sampah, kami akan mendirikan bank sampah ditiap-tiap pasar," katanya, Jumat (26/2/2016).
Dia menjelaskan, saat ini pasar yang memiliki sistem pengelolaan sampah mandiri berupa bank sampah baru dua unit. Bank sampah itu berada di Pasar Sleman dan Cebongan.
Menurut Endah, keberadaan bank sampah itu mampu mengurangi volume pembuangan limbah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan.
"Setidaknya bisa berkurang 30 persen. Kalau lebih banyak lagi bank sampah yang kami dirikan, jumlahnya akan lebih dari itu," katanya.
Dijelaskan Endah, bank-bank sampah tersebut nantinya akan memilah sampah organik dan anorganik. Pedagang, katanya, memisahkan sampah kardus dan plastik untuk dijual ke pemulung. Sementara sampah organik dipisahkan untuk dijadikan kompos.
"Sayangnya, kami baru memiliki satu mesin pencacah sampah dan komposer di Pasar Cebongan,” katanya.
Kompos yang dihasilkan di Pasar Cebongan biasanya diserahkan ke Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DPPK) untuk disalurkan pada petani. Saat ini jumlah produksi kompos masih terbatas, hanya mencapai tujuh sampai delapan kilogram per bulan.
Padahal Endah menilai, potensi kompos dari limbah pasar cukup besar. Selain memberikan manfaat bagi pemulung dan petani, keberadaan pengolahan sampah mandiri juga memberi keuntungan bagi pedagang.
Karena melalui keanggotaan bank sampah, padagang bisa menerima bagi hasil dari penjualan limbah yang bisa didaur ulang. “Target kami per tahun ada penambahan pasar yang memiliki pengelolaan sampah mandiri. Minimal dua tahun. Tahun ini, kami akan dirikan bank sampah di Pasar Gamping dan Pasar Condongcatur,” ujar Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.