NARKOBA JOGJA : BNNP DIY Petakan Kerawanan di Kampus

Selasa, 01 Maret 2016 23:55 WIB
NARKOBA JOGJA : BNNP DIY Petakan Kerawanan di Kampus

Narkoba Jogja untuk peredaran ditekan dengan menggandeng seluruh pihak

Harianjogja.com, JOGJA -- Peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di lingkungan kampus menjadi masalah tersendiri. Sulitnya mendeteksi penyalahgunaan narkoba membuat BNN dan pihak kampus harus berkoordinasi lebih intensif.

Dalam Koordinasi Pemetaan Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat lingkungan Pendidikan yang digelar di Ruang Rapat Unit IX Kompleks Kepatihan Selasa (1/3/2016),  BNNP DIY bertemu dengan 50 perguruan tinggi negeri dan swasta di DIY. Pertmuan itu sekaligus menjadi upaya BNNP DIY untuk berkoordinasi dalam pemberantasan Narkoba di tingkat kampus.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Soetarmono mengatakan sejauh ini mereka sudah bekerjasama dengan delapan kampus untuk membentuk Satuan Tugas Pemberantasan Narkoba di setiap kampus. Ada delapan kampus yang sudah memiliki satgas, sejauh ini baru empat yang benar-benar aktif.

Satgas Narkoba di setiap kampus menurutnya menjadi lembaga yang vital dalam mengawasi peredaran narkoba di perguruan tinggi. Namun Soetarmono mengakui keberadaan Satgas Narkoba di kampus masih belum cukup untuk mengawasi penyalahgunaan narkoba.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online