PROGRAM CSR : Bank BPD DIY Serahkan Bantuan Ambulans
Direktur Bank BPD DIY, Bambang Setiawan menyerahkan bantuan satu unit ambulans untuk Rumah Sakit Umum Daerah Wates secara simbolis kepada Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, Rabu (2/3/2016). (Istimewa/Dok.Humas&TI Setda Kulonprogo)
Program CSR Bank BPD DIY memberikan bantuan ambulans pada RSUD Wates Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO-Bank BPD DIY menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada Rumah Sakit Umum Daerah Wates, Kulonprogo, Rabu (2/3/2016). Ambulans senilai Rp300 juta tersebut diharapkan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kulonprogo.
Direktur Utama Bank BPD DIY, Bambang Setiawan mengatakan, bantuan ambulans merupakan wujud nyata perhatian Bank BPD DIY kepada masyarakat. Dia juga memastikan ambulans telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas sesuai standar pelayanan yang berlaku.
“Di sini sudah ada ambulans tapi belum cukup. Semoga bantuan kami bermanfaat untuk antar-jemput pasien,” ucap Bambang, ditemui usai apel pagi Hari Bakti RSUD Wates ke-33, Rabu pagi.
Dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BPD DIY tahun ini mencapai Rp2 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan bagi berbagai program di bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, lingkungan hidup, dan kesehatan. Bambang mengungkapkan, pihaknya siap memberikan bantuan ambulans kepada RSUD lainnya. “Sebelumnya kami juga memberikan ambulans kepada PMI,” kata dia.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo mengucapkan terima kasih atas bantuan ambulans yang diberikan Bank BPD DIY. Dia pun berharap kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Wates menjadi lebih baik dengan adanya penambangan fasilitas pendukung.
“RSUD adalah salah satu SKPD yang menjadi wajah pelayanan publik dan dituntut selalu memberikan pelayanan prima,” ujar Hasto.
Hasto lalu memaparkan, RSUD Wates akan telah resmi menjadi rumah sakit tipe B pendidikan. Segala pelayanan yang diberikan harus bisa dipertanggungjawabkan kepada publik secara ilmiah. Dia menegaskan, segala pengembangan fisik harus diikuti dengan peningkatan kemampuan dan kapasitas sumber daya manusia yang bertugas di dalamnya.
Hasto menambahkan, dia juga bangga karena inovasi pelayanan rawat inap keluarga miskin tanpa kelas di RSUD Wates berhasil masuk nominasi 11 besar nasional dan tembus putaran kedua United Nation Public Service Award. Dia berharap, ide kreatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik terus bermunculan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share