TRANS JOGJA : Ban Copot, Perlukan Bus Dikandangkan?

Selasa, 15 Maret 2016 06:55 WIB
TRANS JOGJA : Ban Copot, Perlukan Bus Dikandangkan?

Trans Jogja rusak lagi

Harianjogja.com, JOGJA-- Bus Trans Jogja kembali mengalami kerusakan saat beroperasi Senin (14/3/2016). Roda depan bagian kiri bus jalur 2B copot saat bus tengah melaju di dekat UKDW. Beruntung tak ada korban dalam kejadian itu.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/03/14/trans-jogja-duh-roda-depan-bus-trans-jogja-lepas-700679">TRANS JOGJA : Duh, Roda Depan Bus Trans Jogja Lepas)

Anggota Komisi C DPRD DIY Chang Wendriyanto mengatakan insiden kali ini benar-benar berbahaya. Pasalnya kerusakan ban bisa membuat kendali bus menjadi oleng dan susah dikemudikan.

Sebelumnya, kejadian serupa juga terjadi. Sebuah bus Trans Jogja copot bagian kemudinya di Malioboro karena sudah aus. Bus yang rusak waktu itu juga meruoakan bus generasi pertama Trans Jogja.

"Harusnya sudah dikandangkan daripada mencelakai penumpang dan pengguna jalan lain," kata dia.

Chang melanjutkan, hal itu akan lebih baik meskipun artinya Trans Jogja hanya memiliki 40 armada yang bisa beroperasi. Dari sisi jumlah, 40 bus memang jauh dari ideal, namun beberapa kejadian beruntun pada bus lawas mengindikasikan kondisi yang tak lagi prima.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Haryanta mengatakan bus tambahan sebagai pengganti 34 bus generasi pertama sebenarnya sudah tersedia dan siap didistribusikan. Hanya saja pihaknya masih menunggu kepastian dari Polda DIY terkait kemungkinan mengganti warna plat nomor yang aslinya merah menjadi kuning.

"Kami masih menunggu jawaban soal itu, sampai saat ini busnya masih ada di Magelang tinggal diambil. Kalau memang dari kepolisian terlalu lama, mungkin akan kami usahakan cara lain agar bus itu bisa berpelat kuning," tandas dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online