Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi pedagang cabai (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Harga kebutuhan pokok cabai masih belum bersahabat
Harianjogja.com, JOGJA-Harga komoditas cabai terpantau selama dua minggu terakhir. Pedagang menyebut kenaikan harga dipicu musim hujan yang sedang berlangsung saat ini.
Ita, salah satu pedagang kebutuhan pangan di Pasar Demangan jogja mengatakan, biasanya saat musim hujan seperti ini kualitas cabai yang dipanen menurun.
“Kalau hujan memang mahal. Banyak yang busuk kena hujan,” kata Ita, Jumat (18/3/2016).
Tangkai cabai banyak terkena air hujan membuat kekuatannya berkurang sehingga mengakibatkan buah cabai mudah busuk. Kondisi ini membuat buah cabai yang layak jual menjadi terbatas. Akibatnya harga yang dipatok petani pun tinggi.
Ita tidak menjual cabai dalam bentuk buah tetapi dalam bentuk giling siap masak. Setiap sekilogram cabai giling ia menjual seharga Rp60.000. Harga tersebut mengikuti pergerakan harga cabai yang terus naik.
Pedagang lain di pasar tradisional pedesaan, Agustina, juga menyebut kenaikan harga cabai dipengaruhi musim hujan. Saat ini ia menjual cabai rawit merah dengan harga Rp50.000 per kg. Harga semua jenis cabai yang dijualnya mengalami kenaikan. Baik cabai besar maupun cabai rawit mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan.
“Cabai rawit merah sama cabai keriting sama-sama Rp50.000. Rawit hijau malah tambah mahal dari merah. Sekarng Rp55.000,” kata pedagang yang berjualan di Pasar Jangkang, Ngemplak, Sleman ini.
Sekitar dua pekan lalu, katanya, harga cabai bergerak naik dari kisaran Rp20.000. Hampir setiap hari mengalami kenaikan dan sampai saat ini menyentuh level Rp50.000 per kg.
“Lainnya cabai harganya stabil,” kata Tina.
Meski harga cabai hingga Jumat ini masih dikatakan tinggi, namun berdasarkan pantauan harga di Pasar Beringharjo, Kranggan dan Demangan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), harga segala jenis cabai mulai berangsur turun.
Cabai rawit merah turun Rp2.666, cabai rawit hijau turun Rp1.333, cabai merah keriting turun Rp3.333, dan cabai merah besar turun paling banyak yakni Rp4.333 jika dibandingkan harga Kamis (17/3) kemarin.
Beberapa komoditas bahan pangan lainnya yang juga mengalami penurunan adalah bahan lauk pauk. Telur ayam broiler saat ini dijual Rp17.833 per kg dari sebelumnya Rp18.166. Daging sapi has turun dari Rp117.666 menjadi Rp116.000, begitu juga dengan daging sapi jenis rendang yang turun dari Rp111.666 menjadi Rp111.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Tesla memastikan Roadster 2.0 diproduksi di Giga Texas, tetapi jadwal peluncurannya kembali memicu keraguan publik.
BTS dominasi AMA 2026 dengan tiga piala, sementara Taylor Swift pulang tanpa penghargaan di malam penuh kejutan Las Vegas.
Polisi membongkar sindikat curanmor lintas pulau dari Jogja ke Sumatera, empat motor diamankan di Pelabuhan Bakauheni.
Bojan Hodak resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung usai hattrick juara Liga Indonesia. Igor Tolic ditunjuk sebagai pengganti.
Lima wakil Indonesia langsung gugur di hari pertama Singapore Open 2026 termasuk Rehan/Gloria dan Putri KW.