PERTANIAN BANTUL : Produksi Beras Turun Drastis
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Sejumlah petani menanam padi di areal persawahan di Kretek, Bantul, DI. Yogyakarta, Kamis (02/01/2014). Badan Pusat Statistik (BPS) DIY menyampaikan bahwa Nilai Tukar Petani (NTP) DIY pada Desember 2013 mencapai angka 103,15 atau mengalami penurunan sebesar 0,57% dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya. Sedang harga gabah kualitas GKP sebesar Rp 4.556 per kilogram di tingkat petani, atau turun 3,71% dari bulan sebelumnya.
Pertanian Bantul untuk produksi beras menurun
Harianjogja.com, BANTUL- Produksi padi di sejumlah wilayah di Bantul kini menurun drastis akibat rentetan masalah pertanian yang terjadi belakangan.
Penurunan produksi padi atau beras antara lain terjadi di wilayah pesisir tepatnya di Desa Tirtohargo, Kretek, Bantul. Kristiantoro, petani setempat mengungkapkan, pada musim panen padi Maret ini petani hanya mampu mengumpulkan 800 kwintal beras dari tanaman padi seluas satu hektare.
Produksi tanaman padi menurun hingga 60% dari kondisi normal.
"Biasanya kalau apik [bagus] per hektare itu menghasilkan hingga dua ton beras," ungkap Kristiantoro, Minggu (20/3/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share