Gempa M5,4 Guncang Cilacap, Getarannya Terasa hingga Jogja
Gempa M5,4 mengguncang Cilacap saat salat Jumat. Getaran dirasakan hingga Jogja dan BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Pencabulan Sleman dilakukan oleh teman sendiri.
Harianjogja.com, SLEMAN - Setidaknya tiga anak baru gede (ABG) nekat mencabuli seorang siswi kelas enam Sekolah Dasar (SD) secara bergantian di Ngemplak, Sleman pekan lalu. Ketiganya ditangkap warga dan diserahkan ke Polres Sleman, Senin (21/3/2016).
Seorang pelaku berumur 19 tahun bernama Riko Setya Okviyana warga Sindumartani, Ngemplak, Sleman. Sedangkan dua pelaku lain masih dibawah umur berinisial IVN, 17, pelajar kelas XI SMK dan DMS, 15, pelajar kelas VIII SMP yang sama-sama warga Ngempal. Kemudian korban seorang siswi SD kelas enam berinisial AP umur 13 tahun.
Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar menjelaskan, kedua pelaku yang masih di bawah umur penahanannya dititipkan di Panti Sosial Bina Remaja Dinas Sosial DIY. Sedang satu pelaku resmi ditahan di Mapolres Sleman. Tindak pidana pencabulan yang dilakukan ketiganya dilakukan di rumah tersangka Riko. Korban dan ketiga pelaku sudah saling kenal karena sebelumnya merupakan teman bermain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa M5,4 mengguncang Cilacap saat salat Jumat. Getaran dirasakan hingga Jogja dan BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Prediksi Arsenal vs Chelsea di Premier League 2026/2027. The Gunners lebih diunggulkan berkat pertahanan solid dan rekor apik atas The Blues.
Jennie, Lisa dan Jisoo BLACKPINK comeback solo dalam waktu berdekatan. Simak perbedaan konsep MV Fallen Angel, SaWaDiKa dan CLICK
Polri menetapkan 113 tersangka kasus karhutla sepanjang 2026 dari 169 laporan. Riau menjadi wilayah dengan tersangka dan area terbakar terbanyak.
Krisis memori akibat kebutuhan AI menekan industri smartphone. Xiaomi merespons lewat Redmi Note 17 dengan baterai 10.000 mAh dan fokus durabilitas.
Pemkab Bantul menyiapkan 50 truk untuk memasok 250 ton sampah per hari ke PSEL Piyungan. Saat ini Bantul masih kekurangan 14 armada dan menyiapkan lima depo.