KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Penampilan pesawat akrobatik dari Depok Joyflight Microlight saat penutupan acara Jogja Air Show di landasan pacu Pantai Depok, Minggu (27/3/2017). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
JOGJA AIR SHOW 2016 selesai digelar
Harianjogja.com, BANTUL- Acara Jogja Air Show (JAS) 2016 yang berlangsung di Pantai Parangtritis, Parangkusumo, dan landasan pacu Depok telah berakhir pada Minggu (27/3/2016) sore, menyedot ribuan antusiaswe warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bahkan luar daerah acara ini bisa di bilang sangat sukses.
Meskipun terjadi sebuah insiden pada hari ke kedua acara JAS, pada acara penutupan acara JAS berlangsung lancar.
Ketua Panitia JAS 2016, Morris mengatakan sejak insiden kemarin evaluasi dari pihak panitia sudah dilakukan, serta koordinasi dengan semua pengisi acara dan juga TIM Search And Resque (SAR) juga semakin diperketat.
“Kemarin hingga malam evaluasi sudah kami lakukan, dan dengan melakukan koordinasi dengan TIM SAR, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi lagi terpaksa untuk olahraga terjun payung di hari ketiga acara JAS tidak dilaksanakan,” katanya, Minggu (27/3/2016).
Dengan berat hati para atlit terjun payung tidak bisa melakukan aksi penerjunan. Setelah koordinasi dilakukan dengan TIM SAR, ada beberapa kendala yang menyebabkan penerjunan tidak bisa dilakukan.
Terlepas dari insiden tersebut, Asisten Deputi Penghargaan dan Harmonisasi Kementrian Pemuda dan Olahraga Indonesia Candra Bhakti mengatakan karena olahraga kedirgantaraan ini termasuk olahraga yang memiliki resiko yang berbeda dengan olahraga lainnya persiapan yang sudah sangat baik kadang memang berbeda dengan yang terjadi di lapangan.
“Olahraga kedirgantaraan ini memang olahraga yang memiliki resiko sangat besar, meskipun ada kejadian kemarin itu adalah musibah, saya yakin pihak panitia sudah memperhitungkan benar resikonya, juga para atlit pasti sudah melakukan semua prosedur dengan baik, namun balik kejadian kemarin adalah musibah,” kata Candra
Menurut pihak Kemenpora, Landasan pacu di Pantai Depok ini lokasinya sangat berpotensi dan bagus jadi untuk acara JAS 2017 tetap direkomendaisikan oleh Kemenpora.
“Landasan yang ada di Yogyakarta ini bagus dan sangat berpotensi, atlit-atlit dari luar pun sering memuji landasan di sini, jadi untuk tahun depan kami tetap merekomendasikan acara ini dengan syarat panitia harus benar-benar melakukan evaluasi dengan baik, agar semakin memacu semangat para atlit-atlit olah raga kedirgantaan untuk semakin berprestasi,” ujarnya
Candra menambahkan, untuk tahun depan walaupun tim SAR sudah dibawahi oleh BASARNAS, pihak panitia JAS harus melibatkan BASARNAS untuk semakin memberikan kesiapan dalam menangani setiap kejadian yang tidak diinginkan.
“Tahun depan sepertinya kita melibatkan BASARNAS, demi mengantisipasi semua keamanan atlit-atlit. Dan pihak panitia terus akan mengevaluasi semua rangkaian kegiatan agar tahun depan atlit atlit olehraga kedirgantaraan tetap memiliki wadah untuk mengembangkan prestasinya,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Jorge Jesus masih membuka peluang Cristiano Ronaldo kembali ke timnas Portugal setelah meninggalkan pemusatan latihan.
Harga emas Pegadaian hari ini 5 Oktober 2026 untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual dan buyback.
Prakiraan cuaca BMKG Senin didominasi hujan ringan dan berawan, dengan potensi gelombang 4 meter serta banjir rob.
HUT TNI ke-81, Prabowo memimpin upacara dan meresmikan 6 Kodam, 30 Brigif TP, 150 Yonif TP serta sejumlah satuan baru.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.