900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Banjir Sleman terjadi karena tata ruang yang tak proporsional.
Harianjogja.com, SLEMAN- Banjir akibat luapan sungai membayangi permukiman di bantaran sungai. Selain sampah, luapan sungai terjadi akibat terjadinya disfungsi bantaran sungai menjadi bangunan dan lahan permukiman.
Hujan deras yang terjadi pada Minggu (27//2016) petang mengakibatkan setidaknya ada tiga anak sungai di wilayah Sleman meluap. Ketiganya meliputi sungai Bedog, Buntung dan Sengkan. Dari kejadian itu, 15 rumah berdampak banjir. Di Dusun Jongkang RT 2 RW 33 Sariharjo Ngaglik Sleman ada lima rumah terdampak luapan air Sungai Buntung karena tanggul jebol. Sembilan rumah di Dusun Gemawang RT 1 RW 34 dan Dusun Mranggen RT 6 RW 27 Desa Sinduadi Mlati juga terdampak luapan air Bedog.
Akibat luapan air di sungai Sengkan, Joho, Condongcatur, Depok, sebuah tebing sepanjang 15 meter dan tinggi tiga meter ambrol. Akibat kejadian itu, bagian belakang rumah Awig Sujatmiko, 40 di RT 6 RW 59 Sengkan, nyaris roboh.
"Bagian belakang tergerus sekitar empat meter. Itu bagian dapur dan kamar mandi. Saya kawatir bagian bawah bangunan tidak kuat menahan beban," kata Awig, Senin (28/3/2016).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Harga emas Antam Kamis 24 September 2026 turun Rp25.000 menjadi Rp2,605 juta per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Vaksinasi rabies gratis di Sleman menyediakan 300 kuota pada 30 September 2026. Cek syarat, lokasi, jadwal, dan cara pendaftaran.
KRI Sriwijaya-100 resmi dikukuhkan Panglima TNI Agus Subiyanto setelah Merah Putih berkibar di atas kapal induk di Tanjung Priok.
Sebanyak 500 peserta dari 30 tim mengikuti lomba tarik lokomotif 84 ton di Balai Yasa Jogja dalam rangka HUT ke-81 KAI.
Timnas Indonesia dinilai punya keuntungan di FIFA ASEAN Cup 2026 karena bisa menurunkan skuad penuh dan berstatus tuan rumah.