BANJIR JOGJA : Kali Winongo Akan Dipasang Alat Deteksi

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Selasa, 29 Maret 2016 21:55 WIB
BANJIR JOGJA : Kali Winongo Akan Dipasang Alat Deteksi

Sejumlah warga Kelurahan Bener dan Kricak mengisi kantong-kantong dengan pasir pada Program Kali Bersih (Prokasih) Sungai Winongo di Kelurahan Bener, Tegalrejo, Minggu (11/11/2012). Kantong-kantong itu diharapkan menjadi penahan air bila aliran air sungai Winongo naik. (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)

Banjir Jogja perlu diantisipasi dengan mitigasi bencana

Harianjogja.com, JOGJA-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja akan memasang alat pendeteksi ketinggian air sungai di Kali Winongo. Hal ini terkait luapan Kali Winongo yang terjadi beberapa waktu lalu tidak terdeteksi.

Untuk memantau ketinggian air di Kali Winongo saat ini hanya dengan satu kamera pemantau atau closed circuit television (CCTV). Pemantauan yang dilakukan BPBD di Kali Winongo dilakukan secara manual, karena terkadang CCTV tidak terlihat jika pada malam hari.

“Alat pendeteksi sudah kita ajukan,” kata Kepala BPBD Kota Jogja Agus Winarto, Selasa (29/3/2016).

Petugas Pusat Pengendalian Operasional, BPBD Kota Jogja, Suyatman menjelaskan alat deteksi banjir yang dinamakan telemetri di Winongo nantinya akan dipasang di hulu sungai di wilayah Mlati Sleman, tepatnya di Jembatan Blambangan. Alat tersebut hampir sama seperti yang di pasang di Ngentak Sleman untuk mendeteksi banjir Kali Code.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online