Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Kegiatan bersih-bersih Kali Code oleh puluhan relawan, Rabu (30/3/2016) pagi. (Gilang Jiwana/JIBI/Harian Jogja)
Seorang seniman asal Prancis memajang karya berupa foto sebagai bentuk perhatian pada Kali Code
Harianjogja.com, JOGJA – Saat tiba di Jogja dua bulan lalu, Vivien Poly dan Alexandra, warga Prancis terkesima dengan banyaknya kantong plastik di Indonesia. Kondisi yang menurut mereka patut disayangkan karena Jogja yang sebenarnya memesona.
Kesempatan untuk menyampaikan ungkapan itu pun tiba saat kenalan yang ditemuinya di Indonesia memberitahukan aksi Ruwatan Code Rabu (30/3/2016).
Dalam aksi itu beberapa seniman akan menorehkan pemikiran mereka tentang Kali Code dalam bentuk mural di dekat jembatan Kewek. Vivien yang menggeluti dunia fotografi pun tak mau ketinggalan untuk menyampaikan kegundahannya tentang tumpukan plastik di Jogja.
“Masalah ini sebenarnya bukan hanya di Indonesia. Di tempat lain termasuk di Prancis pun sama,” ungkap dia.
Karya Vivien berupa karya foto yang dicetak dalam kertas berukuran besar. Menggambarkan sosok manusia yang kepalanya terbungkus kantong plastik. Poster itu dibuatnya selama dua hari dengan bantuan istrinya dan dicetak dalam format monokrom hitam-putih.
Seusai ditempel, di bagian bawah poster jumbonya dia menorehkan tulisan “plastic overdose-overdosis plastik” dengan cat semprot warna merah.
“Di Indonesia musim hujan membuat sungai terlihat bersih karena plastik terbawa arus, tapi saat musim kemarau plastik akan terlihat menumpuk dan mengganggu, sudah saatnya kita mengurangi penggunaan plastik,” bebernya menjelaskan maksud karya yang ditempelkannya.Seniman Asal Prancis Tunjukkan Cintanya pada Kali Code
Seorang seniman asal Prancis memajang karya berupa foto sebagai bentuk perhatian pada Kali Code
Harianjogja.com, JOGJA – Saat tiba di Jogja dua bulan lalu, Vivien Poly dan Alexandra, warga Prancis terkesima dengan banyaknya kantong plastik di Indonesia. Kondisi yang menurut mereka patut disayangkan karena Jogja yang sebenarnya memesona.
Kesempatan untuk menyampaikan ungkapan itu pun tiba saat kenalan yang ditemuinya di Indonesia memberitahukan aksi Ruwatan Code Rabu (30/3/2016).
Dalam aksi itu beberapa seniman akan menorehkan pemikiran mereka tentang Kali Code dalam bentuk mural di dekat jembatan Kewek. Vivien yang menggeluti dunia fotografi pun tak mau ketinggalan untuk menyampaikan kegundahannya tentang tumpukan plastik di Jogja.
“Masalah ini sebenarnya bukan hanya di Indonesia. Di tempat lain termasuk di Prancis pun sama,” ungkap dia.
Karya Vivien berupa karya foto yang dicetak dalam kertas berukuran besar. Menggambarkan sosok manusia yang kepalanya terbungkus kantong plastik. Poster itu dibuatnya selama dua hari dengan bantuan istrinya dan dicetak dalam format monokrom hitam-putih.
Seusai ditempel, di bagian bawah poster jumbonya dia menorehkan tulisan “plastic overdose-overdosis plastik” dengan cat semprot warna merah.
“Di Indonesia musim hujan membuat sungai terlihat bersih karena plastik terbawa arus, tapi saat musim kemarau plastik akan terlihat menumpuk dan mengganggu, sudah saatnya kita mengurangi penggunaan plastik,” bebernya menjelaskan maksud karya yang ditempelkannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Tiga tahun agresi Israel membuat Gaza kehilangan rumah, pekerjaan, layanan publik, dan akses kebutuhan dasar. Lebih dari 74.245 warga Palestina tewas.
Kemenkop membuka peluang koperasi menjadi mitra pembayaran gaji dan pensiun ASN/PNS. Skema ini ditegaskan bukan untuk menggantikan perbankan.
Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Karangmojo belum mengenal bangku sekolah. Deklarasi Bocah Pinter digelar untuk mendorong PAUD.
Jumlah investor reksa dana di DIY mencapai 375.672 SID pada Agustus 2026, tumbuh 40,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Realisasi Dana Desa Sleman 2026 tercatat 51,97% per 8 Oktober. DPMK menyebut masih banyak realisasi di lapangan yang belum diinput.