Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Suasana antrian pencairan dana JHT di Gedung BPJS Ketenagakerjaan Jogja, Jumat (4/9/2015). (JIBI/Harian Jogja/Abdul Hamied Razak)
BPJS Ketenagakerjaan belum seluruh elemen mendaftar
Harianjogja.com, JOGJA-Di antara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), masih ada satu PTS besar yang hingga kini tidak segera mendaftarkan lembaganya sebagai peserta.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan DIY, Moch Triyono mengatakan, sudah banyak PTS di DIY yang sudah sejak lama mendaftar sebagai peserta dan ada pula yang baru saja bergabung.
“UPN, UMY, UAD, Atma Jaya sudah, Sadhar [Sanata Dharma] sudah baru saja. Tinggal satu ini PTS besar yang belum [jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan]. Yang kecil-kecil juga sudah,” kata Triyono enggan menyebut identitas PTS tersebut.
Sementara untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), ia menyebut BPJS tidak memiliki kewenangan untuk menjaring kepesertaan. Prioritas lebih pada PTS.
Selain lembaga atau perusahaan yang masih enggan mendaftarkan karyawannya, ada masalah lain yang kerap dihadapi BPJS Ketengakerjaan. Pertama, perusahaan sudah mendaftar tetapi pembayaran iurannya nunggak. Kedua, perusahaan sudah mendaftar, tapi tidak semua karyawan didaftarkan, dan tiga, ada perusahaan yang sudah masuk sebagai peserta namun upah kerja tidak sesuai Upah Minimum Regional (UMR).
Menurut Tri, beberapa masalah ini cukup variatif terjadi di DIY. BPJS juga sudah mengantongi nama-nama perusahaan bandel untuk diusut sampai tahap kejaksaan. Untuk tahap awal ini, BPJS Ketenagakerjaan akan mengajukan maksimal 15 berkas perkara.
“Kalau langsung semuanya kami serahkan, nanti malah tidak terselesaikan. Bertahap dulu 10 sampai 15 gitu,” kata Triyono.
“Yang jelas PTS besar itu jadi objek kita,” imbuhnya.
Sanksinya pun tidak main-main, antara kurungan penjara selama delapan tahun atau membayar denda Rp1 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Tesla memastikan Roadster 2.0 diproduksi di Giga Texas, tetapi jadwal peluncurannya kembali memicu keraguan publik.
BTS dominasi AMA 2026 dengan tiga piala, sementara Taylor Swift pulang tanpa penghargaan di malam penuh kejutan Las Vegas.
Polisi membongkar sindikat curanmor lintas pulau dari Jogja ke Sumatera, empat motor diamankan di Pelabuhan Bakauheni.
Bojan Hodak resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung usai hattrick juara Liga Indonesia. Igor Tolic ditunjuk sebagai pengganti.
Lima wakil Indonesia langsung gugur di hari pertama Singapore Open 2026 termasuk Rehan/Gloria dan Putri KW.