PARKIR DI JOGJA : Si Thole Bisa Jadi Contoh

Senin, 04 April 2016 07:55 WIB
PARKIR DI JOGJA : Si Thole Bisa Jadi Contoh

JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Wisatawan menggunakan jasa angkutan shuttle wisata jeron beteng Si Thole untuk mengantar mereka dari Taman Parkir Ngabean menuju Kompleks Keraton Ngayogyakarta, Yogyakarta, Jumat (28/11/2014). Sebanyak 5 armada Si Thole diujicoba hingga 3 Januari 2015, setiap jamnya mampu mengangkut 200 wisatawan. shuttle wisata itu akan beroperasi sejak pukul 08.00 hingga 22.00, dengan rute dari Taman Parkir Ngabean - Alun-Alun Utara - Magangan Kraton - Taman Sari dan kemudian kembali lagi

Parkir di Jogja, pekerja Thole digaji sesuai UMK

Harianjogja.com, JOGJA -- Sejak diluncurkan akhir 2014 lalu shuttle wisata njeron beteng Si Thole terbukti masih mampu bertahan. Mereka bahkan semakin mandiri dan mampu menghidupi 20 anggota yang sebelumnya berprofesi sebagai jukir di alun-alun utara.

Penanggung Jawab Kendaraan Wisata Si Thole, Hamam Arif Romas mengatakan mereka masih belum memiliki data pembanding untuk mengetahui peningkatan jumlah penumpang. Namun dia menilai sudah semakin banyak wisatawan yang memanfaatkan shuttle wisata mereka sejak pertama kali diluncurkan.

“Nyatanya kami mampu menggaji rutin seluruh anggota kami mengikuti standar UMK,” kata Hamam.

Sejauh ini Si Thole memiliki 12 armada yang beroperasi harian dengan tiket terusan seharga Rp10.000. Puncak penumpang biasa terjadi pada akhir pekan, tetapi di hari biasa setidaknya ada lima bus penuh penumpang yang parkir di area parkir Ngabean dan membawa potensi penumpang bagi shuttle wisata itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online