Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini Minggu 21 Juni 2026, Cek di Sini
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru rute Tugu Yogyakarta-Palur lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan dan informasi perjalanan terkini.
Ilustrasi embung (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Embung Kemiri di Dusun Kemiri Desa Purwobinangun Pakem Sleman Parjiono dikeluhkan warga
Harianjogja.com, SLEMAN- Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) III Wilayah DIY Ditjen SDA Kementrian Pekerjaan Umum Suparno menyatakan Embung Kemiri di Dusun Kemiri Desa Purwobinangun Pakem Sleman Parjiono memang menjadi tanggungjawab SDA III untuk pemeliharaan.
(Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/04/04/embung-kemiri-bocor-irigasi-sawah-di-purwobinangun-tersendat-707096" target="_blank">EMBUNG KEMIRI Bocor, Irigasi Sawah di Purwobinangun Tersendat)
Pihaknya telah mendapatkan laporan terkait adanya kerusakan Embung Kemiri di Purwobinangun, Pakem. Ia enggan berkomentar terkait proses pelaksanaan proyek tersebut karena bukan menjadi wewenangnya.
Akantetapi, ia mengakui bahwa untuk pemeliharaan embung tersebut kini menjadi tanggungjawabnya. Soal perbaikan tentu harus dilakukan survei kerusakan terlebih dahulu.
Jika hanya sekedar merawat kategori ringan tentu pihaknya bisa mengusahakannya meski belum jelas kapan waktunya. Tetapi, jika memperbaiki dengan sifatnya lebih besar sesuai dengan desain awal, pihaknya tidak bisa melakukan.
Perbaikan sesuai desain awal menjadi wewenang PPK Perencanaan, dalam hal ini Ditjen SDA Kementrian Pekerjaan Umum. Selain itu sesuai anggaran khusus untuk operasi dan pemeliharaan tidak cukup untuk memperbaiki dalam skala besar sesuai DED.
"Sudah ada laporan kerusakan, [embung] Kemiri itu sudah masuk. Kalau sekedar pemeliharaan, mungkin ke depan bisa, namun kalau sudah masuk ke desain, kami tidak bisa," tegasnya.
Ia menambahkan, pihaknya belum mengetahui secara detail fungsi sesuai desain awal pembangunan Embung Kemiri. Karena desain embung yang hanya sekedar untuk mencukupi kebutuhan air warga berbeda dengan embung yang sekaligus dipakai sebagai kawasan konservasi.
Oleh sebab itu, butuh peninjuan dan analisis kerusakan lebih dahulu jika akan diajukan untuk pemeliharaan. Selain itu, pemeliharaan dilakukan dengan sistem prioritas karena keterbatasan anggaran yang diberikan pemerintah pusat.
Tetapi, kata Suparno, sejumlah Embung yang sejak awal tidak tersentuh, perlahan sudah mulai ia pelihara dengan perawatan. "Seperti Embung di Gedangsari [Gunungkidul], sudah kita perbaiki [tahun 2015] dari awalnya tidak berfungsi kini sudah bisa dimanfaatkan warga," ungkap dia.
Pada 2016, lanjut dia, OP SDA III akan memelihara dengan perbaikan tingkat ringan pada 13 embung yang ada di wilayah DIY. Embung tersebut rata-rata dibangun antara tahun 1990 hingga 2000an. Proses pemeliharaan dilakukan dengan melihat fungsi, kebermanfaatan bagi warga sekitar.
Suparno mengakui besarnya manfaat embung bagi warga. Pada musim hujan saat ini adalah waktu menampung air. Kemudian sisa limpahan yang dimanfaatkan warga pada musim hujan bisa dijadikan sebagai cadangan air saat memasuki musim kemarau.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru rute Tugu Yogyakarta-Palur lengkap dari pagi hingga malam. Cek jam keberangkatan dan informasi perjalanan terkini.
Prancis tekuk Irak 3-0 di Piala Dunia 2026 setelah laga sempat tertunda dua jam akibat badai petir di Philadelphia.
Chapter Jogja 2026 memasuki hari terakhir. Selain itu, ARTJOG 2026 dan Pasar Kangen menjadi pilihan aktivitas menarik di Jogja pada Selasa, 23 Juni 2026.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling pada Selasa 23 Juni 2026 untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.