Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
GBPH Yudhaningrat bersalaman dengan GKR Pembanyun saat bersama-sama berkunjung di Makam Ki Ageng Giring, di Dusun Giring, Desa Sodo, Kecamatan Paliyan. Senin (4/5/2015). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pilkada Jogja mulai memunculkan nama-nama bakal calon
Harianjogja.com, JOGJA-Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat atau yang akrab disapa Gusti Yudho mengaku tidak berminat mencalonkan diri menjadi Walikota Jogja.
Sebelumnya, hasil penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota Jogja yang dilakukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Jogja menetapkan sembilan nama, Senin (4/4/2016).
Nama-nama yang ditetapkan adalah Haryadi Sututi (Walikota Jogja), Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hadiwinoto, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Yudhaningrat, Arif Noor Hartanto (Kader PAN), Achmad Fadli (Asisten Pemerintahan Kota Jogja).
Kemudian Edy Purwoko (Dosen Universitas Pembangunan Nasional), serta tiga nama lainnya mantan pengurus Golkar Kota Jogja, yakni Suhartono, Najib M.Saleh, dan Rahmad Pribadi.
Gusti Yudho saat dimintai konfirmasi mengaku kaget namanya masuk penjaringan bakal calon dari Partai Golkar. Ia menyatakan tidak berminat untuk dicalonkan jadi walikota. "Saya tidak berminat sama sekali," ucapnya, Senin (4/4/2016).
Gusti Yudho mengaku saat ini ingin fokus bekerja di pemerintahan sampai pensiun. Ia hanya mendoakan supaya Jogja dipimpin oleh orang-orang yang mempunyai kapasitas dan bisa menjaga keistimewaan Jogja.
Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD Partai Golkar Kota Jogja dalam jumpa pers mengatakan kesembilan nama tersebut akan didatangi satu per satu untuk diminta kesediaannya dicalonkan.
"Karena kami tidak menggunakan sistem pendaftaran, maka kami akan jemput bola, road show ke bakal calon," katanya.
Wakil Ketua DPD Golkar Kota Jogja, Syahril Machmud mengatakan munculnya dua nama yang bakal calon dari internal Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu merupakan usulan dari kader Golkar dari bawah.
Selain itu, kata dia, Gusti Hadi dan Gusti Yudho pernah menjadi pengurus DPD Golkar Kota Jogja saat Golkar DIY dipimpin Sultan. Hal itu juga menjadi pertimbangan kedua nama tersebut masuk dalam penjaringan bakal calon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Kabut asap membuat kualitas udara Singapura masuk kategori tidak sehat menjelang F1 2026. Balapan tetap dijadwalkan, masker N95 disiapkan.
Ijazah Paket C setara SMA dan bisa digunakan untuk kuliah. Ketahui jalur seleksi, syarat kampus, dan aturan SNBT yang perlu diperhatikan.
Survei Kaspersky menunjukkan 77% pengguna ponsel rutin update, tetapi hanya 20% memeriksa izin aplikasi. Simak kebiasaan digital yang perlu diperbaiki.
Perbaikan Jalan Tegalsari-Klepu di Kokap, Kulonprogo, mencapai 90%. DPRD DIY menyoroti kebutuhan talut dan drainase demi keselamatan pengguna jalan.
David Almansa menjadi yang tercepat di FP1 Moto3 Mandalika dengan waktu 1 menit 37,515 detik meski menghadapi cuaca panas.