PERSIBA BANTUL : Soal PSIM Jogja Lirik SSA, Ini Kata Endro
JIBI/HARIAN JOGJA/DESI SURYANTO RAYAKAN GOL KEDUA -- Pemain depan Persiba Bantul Ugiek Sugiyanto (kedua kanan) berselebrasi bersama rekan-rekan satu timnya seusai berhasil menyarangkan si kulit bundar ke gawang PSMS Medan yang dikawal Decky Ardian pada kompetisi Liga prima Indonesia Sportindo (LPIS) antara Persiba Bantul yang menjamu PSMS Medan di stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (25/2). Persiba kembali tidak membuat kemenangan pada laga kali ini, skor berakhir imbang 2-2.
Persiba Bantul melirik Stadion Gelora Handayani
Harianjogja.com, JOGJA- Tak hanya melakukan pendekatan terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul selaku pengelola Stadion Gelora Handayani sebagai lokasi alternatif, manajemen PSIM Jogja ternyata juga masih nekat mengejar izin dari Pemkab Bantul selaku pengelola Stadion Sultan Agung (SSA).
Manajer Persiba Bantul Endro Sulastomo mengaku tak pernah secara sepihak menghalangi tim lain untuk menggunakan SSA. Pasalnya, ia pun menyadari, meski bermarkas di stadion itu, status Persiba Bantul tetap saja sebagai pihak penyewa.
Akan tetapi, lantaran Persiba Bantul merupakan klub yang merepresentasikan Bantul, sudah seharusnya jika Pemkab Bantul tetap memprioritaskan pihaknya.
Begitu pula dengan suporter, ia pun membantah jika menggerakkan suporter Persiba Bantul untuk melakukan penolakan. Ia mengklaim penolakan itu murni suara dari para suporter itu sendiri.
Itulah sebabnya, pihaknya berharap kepada Pemkab Bantul untuk tetap berkomunikasi dengan publik sepakbola Bantul terkait penggunaan SSA tersebut. Tak hanya sesama pihak manajemen klub saja, ia berharap kalangan suporter nantinya juga diajak rembug.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share