Puan Desak Polisi Usut Kericuhan Demo 27 Agustus Diusut, GRIB Disorot
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Wisata DIY terus diperbaiki.
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Pariwisata DIY menggenjot jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Langkah promosi ke luar negeri pun diambil untuk menunjukkan potensi wisata yang ada di DIY.
2015 lalu dari target 267.000 kunjungan wisatawan mancanegara DIY berhasil menarik minat 308.000 wisatawan. Jumlah yang jauh lebih tinggi dari target ini membuat Dispar DIY optimis 2016 mereka bisa memperbarui rekor kunjungan wisman.
Kepala Dispar DIY Aris Riyanta saat ditemui di kantornya Rabu (6/4/2016) mengatakan tahun ini target yang ditetapkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY tak jauh berbeda dari target tahun lalu. Namun melihat tren wisman yang semakin tertarik datang ke DIY membuar dirinya menetapkan target lebih dari yang ditetapkan Bappeda.
“Saya berani menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara naik sekitar 325.000,” kata Aris optimis.
Untuk memenuhi target itu, Aris mengatakan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah promosi. Salah satunya dengan mendatangi negara-negara penyumbang wisman terbesar di DIY untuk melakukan promosi wisata. Sejauh ini wisatawan mancanegara DIY kebanyakan berasal dari Eropa terutama Belanda, ASEAN dan Jepang.
Berdasarkan data itu selama 2016 Dispar DIY akan menggelar tujuh agenda promosi luar negeri. Enam diaantaranya dilakukan di negara-negara yang dianggap potensial untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan asing.
“Promosi ini mengikuti pesan Gubernur, untuk membawa Jogja ke tingkat dunia dan membawa dunia datang ke Jogja,” imbuh dia.
Untuk obyek wisata unggulan DIY, Aris mengatakan sejauh ini wisata heritage masih menjadi primadona. Jenis wisata ini populer di kalangan wisatawan asal Eropa dan Jepang. Selain itu saat ini DIY juga tengah mengembangkan obyek wisata alam yang ikut menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi para wisman.
Daya tarik itu semakin diperkuat dengan banyaknya gelaran event wisata yang rutin digelar Pemda DIY. Gelaran Jogja International Heritage Walk tahun lalu misalnnya berhasil menarik minat 350 peserta dari luar negeri. Jumlah itu belum termasuk wisatawan asing yang hanya mengantarkan namun tak mengikuti acara tersebut.
Untuk mengulang kesuksesan tahun lalu. tahun ini, DIY sudah mengagendakan sembilan agenda pariwisata untuk menarik minat wisatawan dan puluhan kegiatan lain untuk mengenalkan destinasi-destinasi baru yang bermunculan di DIY, baik destinasi budaya, alam maupun destinasi buatan manusia yang menarik.
Berbagai kegiatan ini pun tak hanya bisa menarik minat wisatawan asing, namun juga lokal. Apalagi selama 2015 lalu tercatat ada 4,8juta wisatawan nusantara dengan jumlah pergerakan wisata mencapai 18,5juta. Artinya seorang wisatawan nusantara bisa mengunjungi 3-4 lokasi wisata di DIY per tahun.
“Ini memang tugas kami untuk melakukan promosi dan dukungan untuk mendorong wisatawan datang ke DIY, tentunya diharapkan ada multiplier effect yang bisa ditangkap masyarakat dan masing-masing kabupaten dan kota,” tandas Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Puan Maharani meminta polisi mengusut tuntas kericuhan demo 27 Agustus 2026 dan kematian warga di Pejompongan.
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Sebanyak 42 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu sore.
Pesawat aerosport Sky Ranger jatuh dan terbakar di persawahan Blora. Dua awak selamat dengan luka ringan setelah pendaratan darurat.
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, dan Lampung hingga 7 September 2026 akibat abu vulkanik Anak Krakatau.
Perempuan 64 tahun di Nepal ditemukan selamat setelah 10 hari tertimbun reruntuhan akibat banjir bandang yang menerjang wilayah Rasuwa.