BANDARA KULONPROGO : Tim Appraisal Independent Ditentukan 15 April 2016

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Sabtu, 09 April 2016 07:20 WIB
BANDARA KULONPROGO : Tim Appraisal Independent Ditentukan 15 April 2016

Tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) melakukan pengukuran lahan calon lokasi bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), tepatnya di Dusun Sidorejo, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Senin (22/2/2016). Sebelumnya, beberapa bidang lahan memang belum bisa terjangkau upaya pengukutan secara maksimal akibat adanya aksi penolakan warga.(Rima Sekarani I.N./JIBI/Harian Jogja)

Bandara Kulonprogo pemenang lelang segera diumumkan.

Harianjogja.com, KULONPROGO- Pemenang proses lelang appraisal independent akan didapatkan pada pertengahan April 2016. Tim ini yang akan menaksir besaran ganti rugi berupa tanah, tanaman, bangunan dan sejumlah aset di atas lahan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Project Manager Kantor Proyek Pembangunan Bandara NYIA PT Angkasa Pura I, Sujiastono menyatakan ada enam peserta lelang appraisal independent. Setelah melalui proses administrasi saat ini tersisa tiga peserta. Ia menjelaskan nanti akan dipilih satu tim pada 15 April 2016 mendatang.

“Sekitar pertengahan April, maksimal 17 April 2016,”ujarnya pada wartawan, Jumat (8/4/2016).

Tim juga akan menilai sejumlah aset yang berada di atas lahan milik warga. Ia menjelaskan tim ini yang turun langsung ke lapangan melakukan penilaian aset serta menentukan harga yang pantas.

Berbeda dari pengukuran yang dilakukan sebelumnya, penilaian aset kali ini akan dilakukan secara terperinci dan menyeluruh. Sujiastono menyebutkan pasti harga yang diterapkan untuk tiap bangunan berbeda tergantung kepada material yang digunakan. Meski demikian, penentuan waktu untuk melakukan penilaian ini masih harus menunggu keputusan dari Badan Pertahanan Nasional (BPN).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online