Kamu Lulusan SMA/SMK dan Ingin Kerja di Dunia Penerbangan? Ada Info Menarik nih!
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Direktur Operasional PT Adhi Persada Properti (APP) Pulung Prahasto (kiri depan), Camat Mlati Suyudi (tengah), dan Direktur Utama PT APP Ipuk Nimpuno (depan kiri) memencet tombol sebagai penanda groundbreaking Apartemen Taman Melati Sinduadi Jogja, Sabtu (23/4/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)
Apartemen di Jogja, Apartemen Taman Melati Jogja mulai dibangun
Harianjogja.com, SLEMAN-PT Adhi Persada Properti (APP) resmi memulai pembangunan Apartemen Taman Melati Jogja satu minggu yang lalu. Nantinya, segmentasi pasar untuk apartemen di Dusun Pogung Kidul No.12 Mlati, Sleman ini lebih menyasar kalangan mahasiswa.
Direktur Operasional APP Pulung Prahasto usai seremonial groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Sabtu (23/4/2016) mengatakan, seperti apartemen yang sudah di bangun di wilayah Indonesia, PT APP selalu memilih lingkungan yang dekat dengan perguruan tinggi untuk membangun apartemen. Kawasan yang dipilih pun selalu kawasan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
"Kenapa tidak swasta karena kampus swasta kebanyakan dari orang lokal. Kalau kampus negeri hampir mahasiswanya dari berbagai daerah. Hampir 50 persen mahasiswanya dari kalangan menengah atas sehingga peluang ini yang kita tangkap," kata Pulung.
Meski segmentasi untuk kalangan mahasiswa akan tetapi harga yang ditawarkan cukup standar, yakni di kisaran Rp450-800 juta untuk tipe studio dan di atas Rp800 juta untuk double bed.
Menurutnya, harga tanah di kawasan Pogung Kidul termasuk tinggi sehingga harga unit yang ditawarkan APP standar menengah dan menengah atas.
"Kalau dibuat rusunami [rumah susun hak milik] tidak mungkin maka kami buat apartemen," lanjutnya.
Taman Melati akan dibangun di lahan seluas 4.784 meter persegi. Tower yang akan dibangun berjumlah 15 lantai dengan total 850 unit. Pulung mengatakan, perizinan telah diproses sejak lama. Terakhir, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) khusus apartemen telah dikantongi 1,5 bulan yang lalu.
Camat Mlati Suyudi yang hadir dalam acara groundbreaking sekaligus mewakili Bupati Sleman Sri Purnomo menyambut baik adanya apartemen di Sleman. Khususnya di Mlati sendiri, jika dilakukan pembangunan landed house atau rumah tapak atau rumah horisontal, justru akan semakin mengikis lahan pertanian yang ada.
"Di Mlati [lahan pertanian] tinggal 39 persen," kata dia.
Oleh karena itu, bangunan vertikal seperti apartemen menjadi solusi pemenuhan kebutuhan akan hunian di kawasan Mlati dan sekitarnya.
Pembangunan Apartemen Taman Melati ini ditargetkan selesai dua tahun. Meski masih dalam tahap pembangunan, 70% dari seluruh total unit di apartemen ini telah terjual.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Saat ini Super Air Jet sedang memberikan peluang menarik untukmu untuk bergabung menjadi Super Crew di dunia penerbangan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.
Menlu Sugiono menjelaskan alasan Presiden Prabowo tetap berkunjung ke Prancis saat Iduladha untuk memenuhi undangan Macron.
Penjualan tiket kereta KAI selama libur Iduladha 2026 menembus 911 ribu tiket. Yogyakarta hingga Bandung jadi tujuan favorit penumpang.
Seorang pria di Salatiga meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat membantu proses kelet sapi kurban di Masjid Darul Solikhin.