Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Pendiri dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky (Okezone)
Jual beli online di Jogja mencapai ransaksi miilaran rupiah per bulan
Harianjogja.com, JOGJA-Usaha kecil dan Menengah (UKM) Jogja yang memasarkan produknya melalui online mampu meraup keuntungan yang cukup menggiurkan. Khusus melalui Bukalapak.com, nilai transaksi online di Jogja bisa mencapai belasan miliar per bulan.
Co-Founder dan Chief Financial Officer Bukalapak.com Fajrin Rasyid mengatakan, pelaku usaha asal Jogja yang bergabung dengan ecommers sebanyak 40.000 pelapak.
Dari sisi jumlah UKM yang bergabung di Bukalapak.com, Jogja menduduki posisi kelima teraktif setelah Jakarta, Medan, Surabaya dan Bandung. "Nilai transaksi per bulannya bisa mencapai belasan miliar. Dua digitlah," kata Fajrin, Senin (25/4/2016).
Dia menilai, Jogja memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar. Hal itu terlihat dari tingginya nilai transaksi online yang dihasilkan. Setiap hari, Bukalapak.com dikunjungi dua juta pengunjung dengan jumlah transaksi antara satu hingga dua juta per bulan.
"Ini menjadi peluang yang besar bagi UKM asal Jogja untuk mengenalkan produk-produk dan menjangkau pasar yang lebih luas," katanya.
Pada Jumat (22/4) malam yang lalu, pihaknya datang ke Jogja untuk bertemu dengan para pelaku UKM. Selain untuk memberi pendampingan, Bukalapak.com juga bekerjasama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk mengadakan pelatihan.
Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Ekonomi Kreatif DIY Eddy Purjanto mengatakan, semakin banyak UKM yang bergabung dengan ecommers akan semakin memberikan dampak positif bagi mereka.
"Market ecommers sangat besar dan luas sehingga ini bisa membantu pemasaran produk UKM," ujarnya.
Atas nama Kadin, pihaknya siap bekerjasama untuk melakukan pendampingan dan pengembangan bisnis UKM di DIY. Untuk bergabung ecommers, UKM juga tidak butuh melengkapi legalitas yang rumit.
“Kami akan terus mendorong UKM untuk membuat terobosan. Misalnya menggunakan outet virtual," ujarnya.
Meski outlet virtual mulai bermunculan, Kadin DIY juga berharap agar outlet konvensional jangan sampai hilang. Menurutnya, para pelaku ekonomi kreatif harus terus berinovasi agar dapat bertahan dalam persaingan Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).
"Dengan keberadaan ecommers Kadin sangat terbantu untuk meningkatkan UKM," tutup Eddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun, tarif Rp8.000 dan jadwal keberangkatan pagi hingga malam.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.
Menlu Sugiono menjelaskan alasan Presiden Prabowo tetap berkunjung ke Prancis saat Iduladha untuk memenuhi undangan Macron.
Penjualan tiket kereta KAI selama libur Iduladha 2026 menembus 911 ribu tiket. Yogyakarta hingga Bandung jadi tujuan favorit penumpang.
Seorang pria di Salatiga meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat membantu proses kelet sapi kurban di Masjid Darul Solikhin.