Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Dana desa di Sleman masih belum bisa dicairkan oleh enam desa
Harianjogja.com, SLEMAN- Pencairan dana desa termin pertama untuk enam desa di wilayah Sleman belum dapat dilakukan. Pasalnya keenam desa meliputi Nogotirto (Gamping), Sumbersari (Moyudan), Margodadi (Seyegan), Tlogoadi (Mlati), serta Jogotirto dan Tegaltirto (Berbah), belum melengkapi persyaratan yang ditentukan.
Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Sleman, Mardiyana menjelaskan, tersendatnya pencairan dana desa termin pertama bagi keenam desa tersebut lantaran dua hal.
Selain keenam desa tersebut belum mengajukan hasil penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2016, laporan pertanggung jawaban (Lpj) penggunaan APBDes 2015 juga belum diserahkan.
“Dua hal tersebut merupakan syarat utama bagi Pemerintah Desa [Pemdes] untuk mencairkan dana desa termin pertama tahun ini. Kami sudah sampaikan kepada masing-masing pemdes dan pihak kecamatan terkait persyaratan tersebut,” ungkapnya, Rabu (27/4/2016).
Hingga kini, kata Mardiyana, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Sleman telah mencairkan dana desa bagi 80 desa yang tersebar di 17 kecamatan. Dia berharap, keenam Pemdes yang belum melengkapi dua persyaratan utama tersebut segera menyelesaikannya.
Pihaknya memberi batas waktu untuk melengkapi kedua persyaratan tersebut sebelum pencairan dana desa termin kedua pada Agustus mendatang.
“Sebelum keenam Pemdes tersebut bisa memenuhi kedua persyaratan itu, dana desa tidak bisa dicairkan. Silahkan ajukan kedua dokumen tersebut kepada DPKAD karena pencairan dana desa langsung ke masing-masing rekening Pemdes,” jelasnya.
Pada termin pertama dana desa 2016, setiap Pemdes menerima 60% dari jatah dana desa tahun ini. Rata-rata Pemdes menerima sekitar Rp400 juta. Mardiya berharap, masing-masing Pemdes benar-benar mampu memanfaatkan turunnya dana desa termin pertama. Pemdes harus menjalankan program yang telah dicanangkan agar pemanfaatan dana desa bisa optimal.
“Penyerapan dana desa termin pertama minimal 50 persen sebelum Pemdes mengajukan penerimaan dana desa termin kedua. Ini sebagai syarat pencairan dana desa agar serapan dana desa lebih optimal dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Psikolog Efnie Indrianie menjelaskan empat perubahan yang bisa menjadi tanda masalah kesehatan mental dan kapan seseorang perlu mencari bantuan.
Devin/Faathir menjalani ujian baru di Denmark Open 2026 level Super 750. PBSI berharap pasangan muda Indonesia tampil maksimal.
Hasil drawing IBL All Indonesian 2026 menempatkan Satria Muda di Grup A dan Dewa United di Grup B. Turnamen berlangsung 24 Oktober–1 November.
DPR meminta TNI mengusut tuntas dugaan operasional judi online di rumah dinas KPAD Cijantung. Sebanyak 11 warga sipil dan 32 komputer diamankan.
AESI menilai PLTS 100 GWp perlu memperkuat ketahanan energi dan inklusi sosial, termasuk memperluas akses listrik bagi desa terpencil.