SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Hujan deras di depan Griya Harian Jogja, Jalan AM Sangaji, Jetis Jogja. (Nina Atmasari/JIBI/Harian Jogja)
Gangguan cuaca masih mengancam wilayah DIY
Harianjogja.com, SLEMAN- Hujan deras disertai angin dan petir masih akan melanda wilayah DIY. Diperkirakan gangguan cuaca tersebut akan terjadi hingga akhir pekan depan.
Koordinator Stasiun Klimatologi dan Radar Cuaca Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Joko Budiyono menjelaskan, setidaknya terdapat tiga hal yang menyebabkan kondisi cuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini. Saat ini, kata Joko, Indonesia mengalami Madden Julian Oscilation (MJO) aktif fase ketiga.
"Indonesia masuk MJO fase tiga sampai lima. Fase tiga terjadi di Indonesia bagian barat sementara fase empat dan lima di Indonesia bagian timur," kata Joko, Rabu (11/5/2016).
Faktor kedua terjadinya cuaca ekstrim di DIY disebabkan suhu muka laut di sisi selatan laut atau selatan Pulau Jawa masih cenderung hangat. Hal itu, sambung Joko, mengakibatkan penguapan air laut yang kuat sehingga bereaksi menimbulkan gumpalan awan gelap.
"Gumpalan awan hasil penguapan itu menyebabkan hujan turun tiba-tiba," katanya.
Terakhir, lanjut Joko, wilayah DIY masuk masa pancaroba. Pergantian musim dari musim hujan ke kemarau itu juga memengaruhi terjadinya cuaca ekstrim.
"Hujan dengan intensitas tinggi dimungkinkan akan sering muncul sejak sore hingga malam hari. Kondisi ini setidaknya akan terus terjadi hingga akhir bulan," kata Joko.
Dia menjelaskan, wilayah Sleman paling berpotensi mengalami hujan deras disertai angin dan petir. Hal itu terjadi karena okupansi awan lebih sering terjadi di daerah dataran tinggi. Joko berharap agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terutama saat sore hingga malam hari.
Masyarakat diimbau untuk menghindari daerah lapang. Kalaupun terpaksa ingin berteduh, warga diimbau tidak berada di bawah pohon. Pasalnya pohon bisa menghantarkan listrik. "Di waktu-waktu tertentu, hujan turun deras disertai angin kencang dan petir,” jelas Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Marc Marquez fokus menghadapi balapan utama MotoGP Indonesia 2026 setelah menjuarai sprint race di Sirkuit Mandalika.
Yunani menjadi destinasi honeymoon terpopuler 2027, mengungguli Bali dan Maladewa. Simak daftar 10 destinasi pilihan dunia
Porsche akan memperkenalkan Mission S pada 15 Oktober 2026. Supercar bermesin tengah ini diperkirakan berada di atas 911, dengan spesifikasi yang belum diungkap
Barcelona menjamu Getafe pada 10 Oktober 2026 pukul 23.30 WIB. Simak kondisi pemain, klasemen, dan prediksi susunan pemain.
Baterai iPhone cepat habis? Simak tujuh cara menghemat daya, mulai dari mengatur layar, mengecek aplikasi boros, hingga memeriksa kesehatan baterai.