PILKADA JOGJA : Teman Kuliah Jokowi Incar AB 2 Lewat Gerindra

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Sabtu, 14 Mei 2016 14:20 WIB
PILKADA JOGJA : Teman Kuliah Jokowi Incar AB 2 Lewat Gerindra

Ilustrasi pemberian suara pemilihan umum (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)

Pilkada Jogja, calon-calon yang bergulir dari "wajah baru" bermunculan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Pengusaha Jogja bidang Informasi dan Teknologi (IT), Tomi Nursamsu memberanikan diri mendaftar sebagai bakal calon wakil walikota Jogja (AB2) lewat Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Ditemani saudara dan sahabatnya, Jumat (13/5/2016) kemarin, Tomi mengembalikan formulir penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota ke kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra di Jalan Batikan, Umbulharjo.

Ia mengaku tidak semata-mata keinginannya mendaftar, tetapi banyak juga dukungan dari keluarga, sahabat, dan warga Jogja yang menginginkan Jogja dipimpin oleh wajah baru. Dukungan itu salah satunya dibuktikan lewat Fanpage Mas Tomi Jogja. Fanpage yang ia buat sejak 20 April lalu itu setidaknya sudah lebih dari 1.000 follower.

"Warga Jogja memang menginginkan tokoh baru yang asli Jogja," kata Tomi di kantor DPC Gerindra.

Sebagai ahli dibidang IT, alumnus Fakultas Kehutanan UGM satu angkatan dengan Joko Widodo ini mengaku memang tidak pernah bergelut di bidang politik. Namun ayahnya pernah menjabat anggota DPRD Kota Jogja selama empat periode dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sejak beberapa bulan terakhir Tomi terlihat aktif menyoroti pembangunan Jogja lewat media sosial. Tulisan terbaru yang diunggah lewat akun facebooknya soal nilai fositif banyaknya hotel, kemudian solusi parkir Malioboro saat liburan.

Ia memilih daftar lewat Gerindra karena partai besutan Prabowo Subianto itu merupakan satu-satunya yang memiliki pendaftaran terbuka.

"Saya mengalir saja, selanjutnya terserah partai," kata Tomi.

Kendaraan Gerinda, Balon Harus Sowan PKS

Sementara itu, Bendahara Umum DPC Gerindra Kota Jogja, Ririk Banowati mengatakan dari banyak nama-nama yang mengambil formulir baru Tomi yang sudah mengembalikan formulir. Dalam waktu dekat Tomi juga akan diminta menyampaikan visi misi pembangunan Kota Jogja,

"Yang lainnya kami masih menunggu," katanya.

Sebelumnya yang sudah mengambil formulir penjaringa bakal calon dari Gerindra adalah Haryadi Suyuti, Kanjeng Pangeran Hario (KPH) Wironegoro, Sauqi Suratno, Sinarbiat Nurjanat, Heriawan Emir Nuswantoro, dan Agung Heru ST.

Menurut Ririk, semua bakal calon yang ingin maju lewat Gerindra harus sowan ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) karena Gerindra dan PKS sudah ada kesepakatan koalisi.

"Kami sudah sepakat koalisi dengan PKS, kalao ada calon yang akan diusung harus kesepakatan koalisi," ujarnya.

Ia menyatakan sampai saat Gerindra belum menentukan nama calon yang pasti diusung. Gerindra masih akan berkomunikasi dengan PKS untuk memunculkan calon yang akan diusung partai koalisi tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online