PILKADA KULONPROGO : Deklarasi Koalisi Gerindra Masih Menunggu Pembahasan

Sekar Langit Nariswari
Sekar Langit Nariswari Senin, 16 Mei 2016 18:55 WIB
PILKADA KULONPROGO : Deklarasi Koalisi Gerindra Masih Menunggu Pembahasan

Pilkada Kulonprogo masih dipersiapkan oleh Partai Gerindra salah satunya dengan menjajagi koalisi dengan partai lain

Harianjogja.com, KULONPROGO - Jelang pelaksanaan pilkada Kulonprogo 2017, Partai Gerindra masih berusaha menjalin koalisi dengan sejumlah partai lainnya. Meski demikian, dipastikan akan dilakukan deklarasi koalisi partai dalam waktu dekat ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Muridna, anggota partai berlambang burung garuda tersebut pada Minggu (15/5/2016). Menurutnya, deklarasi koalisi partai akan dilakukan dalam waktu dekat hanya saja masih butuh pembahasan lebih lanjut. “Belum tahu kapan karena masih butuh restu ke mana-mana,”ujarnya.

Sejauh ini, sejumlah partai sudah melakukan komunikasi intensif dengan Gerindra antara lain PKS, PKB, Nasdem, dam Partai Demokrat. Muridna sendiri menjelaskan bahwa koalisi penting dilakukan karena pihaknya membutuhkan banyak dukungan untuk mengusung calon dalam pilkada mendatang.

Ia menjelaskan bahwa dari DPD Gerindra sendiri tidak ada arahan khusus mengenai arah koalisi yang harus dibangun.

Partai Gerindra sendiri masih terus membuka pendaftaran bagi tokoh yang ingin maju dalam pilkada. Sejauh ini, nama Budiono menjadi salah satu nama yang telah mengembalikan formulir pendaftaran ke DPC Gerindra Kulonprogo.

Bahkan, Muridna menambahkan bahwa pihaknya telah mengantarkan Budiyono bertemu dengan DPD Gerindra di tingkat provinsi.

Meski demikian, rekomendasi dari DPD sendiri belum dipastikan akan diberikan kepada siapa. Pasalnya, DPD meminta untuk paling tidak ada dua nama bakal calon yang diajukan sebelum memberikan rekomendasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online