Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X memasukkan surat suara seusai memberikan hak suaranya di TPS 11 Panembahan, Kraton, Yogyakarta. Rabu (09/04/2014).
Pilkada Kulonprogo mengajak pemuda pemudi untuk berpartisipasi dalam demokrasi
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemuda dianggap sebagai unsur penting dalam pelaksanaan demokrasi, khususnya pemilu. Meski demikian, masih banyak pemuda yang belum mendapatan informasi yang valid dan tidak menyesatkan.
Hal tersebut diungkapkan dalam Forum Dialog Humas TI Pemkab Kulonprogo bertema Meningkatkan Partisipasi Generasi Muda Kulonprogo dalam Pilkada 2017di Perpusada, Rabu (18/5/2016).
Acara tersebut diikuti oleh puluhan pelajar dari SMA/SMK, ormas pemuda di kawasan Pengasih, Wates, Sentolo dan Temon. Salah satu narasumber, Komisioner KPU Kulonprogo, Marwanto memaparkan materi untuk menjadi pemilih yang cerdas san bebas dari money politic.
Pasalnya, pemuda yang biasanya merupakan pemilih pemula harus dibekali dengan konsep demokrasi dan pelaksanaan pemilu yang benar. “Karena masih pemula maka bekalnya harus benar,”ujarnya.
Tak hanya itu, Marwanto juga memaparkan tahapan pilkada Kulonprogo yang puncaknya jatuh pada tanggal 15 Februari 2017 tersebut.
Ia juga menjelaskan mengenai konsep akan calon pasangan independen yang mungkin muncul dalam pilkada Kulonprogo 2017. Masyarakat umumnya lebih akrab dengan konsep partai sehingga masih kurang memahami jalur independen dalam pilkada.
Dalam acara tersebut juga disediakan forum tanya jawab bagi seluruh peserta dan juga masyarakat yang ikut menyimak melalui siaran radio.
Rivan, salah satu peserta yang berasal dari SMK 1 Muhammadiyah Temon menanyakan cara untuk mencari informasi mengenai pemilu dan sejauh mana bisa berpartisipasi dalam pelaksanaannya.
Ariadi, Kepala Bagian TI dan Humas Setda Kulonprogo mengatakan bahwa acara tersebut sengaja dirancang sebagai sarana edukasi bagi generasi muda Kulonprogo, khususnya jelang pilkada 2017.
Dikhawatirkan, makin masifnya praktik kampanye hitam akhir-akhir ini menjadi pemuda salah kaprah dalam keikutsertaannya dalam pemilu.
Selain itu, pemuda juga dianggap agen informasi yang efektif untuk menyebarkan wawasan akan pemilu ini.
“Secara tidak langsung bisa menyebarkan kepada teman-temannya yang lebih luas,” ujarnya seusai acara.
Ariadi mengatakan bahwa semoga dengan meningkatnya wawasan pemuda maka akan meningkatkan partisipasi pemuda dalam pemilu pula.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.