STOK BERAS : Bulog DIY Pastikan Stok Beras Aman Hingga Januari 2017

Kamis, 19 Mei 2016 21:55 WIB
STOK BERAS : Bulog DIY Pastikan Stok Beras Aman Hingga Januari 2017

Kepala Bulog Divisi Regional (Divre) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sugit Tedjo Mulyono memantau petugas yang menurunkan raskin untuk di didistribusikan pada Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) di Desa Wukirsari, Cangkringan, Sleman, Rabu (24/2/2016). (Bernadheta Dian Saraswati/JIBI/Harian Jogja)

Stok beras di Bulog DIY aman hingga Januari 2017

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Khusus untuk regional DIY,  Badan Urusan Logistik (Bulog) Regional DIY melalui Kepala Divisi Regional DIY, Sugit Tedjo Mulyono memastikan stok beras masih aman.

Ia menyebutkan hingga pertengahan Januari 2017 stok beras masih tersedia sebanyak 32.500 ton.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa Bulog terus melakukan penyerapan (pengadaan) melalui Gapoktan, petani, dan mitra kerja. Hingga kini penyerapan telah dilakukan sebanyak 24.000 ton beras alias 34,5 persen dari target tahun ini yakni sebesar 62,5 ribu ton. Ia menjelaskan bahwa pihaknya siap membeli hasil panen dari petani berapapun jumlahnya.

"Kami tidak pernah persulit  petani untuk jual beras ke bulog, kami siap tampung berapapun. Kemarin 2 kuintal saja kita ambil," kata dia, saat ditemui wartawan, Rabu (18/5/2016).

Untuk mengantisipasi kenaikan harga beras secara umum,Sugit mengungkapkan telah mendapatkan instruksi dari pemerintah untuk melakukan operasi pasar. Pihaknya pun telah berdiskusi dengan Bupati Gunungkidul, Badingah, terkait dengan waktu dan lokasi pelaksanaan operasi pasar.

Sugit pun mengungkapkan bahwa pihaknya (Bulog) siap kapan saja dalam melakukan pelayanan operasi pasar. Menurutnya, menjelang Ramadhan kali ini harga beras masih dalam batas stabil.

"Pada saat instruksi sudah ada, Kami siap memberikan pelayanan," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online