SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi kloset untuk jamban keluarga sehat. (JIBI/Harian Jogja/Antara)
BAB sembarangan masih dilakukan warga tepi sungai di Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN- Warga yang di permukiman bantaran sungai masih sering buang air besar (BAB) di sungai. Meskipun di rumahnya terdapat jamban, namun kebiasaan tersebut belum bisa sepenuhnya dihilangkan.
Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Novita Krisnaeni mengakui, sampai saat ini banyak warga yang bermukim di dekat sungai suka BAB di sungai.
Kebiasaan tersebut kerap kali dilakukan oleh kalangan usia lanjut. Selain di sungai, aksi buang hajat itu juga biasa dikerjakan di anak-anak sungai.
"Setelah kami tanya, di rumahnya ternyata punya jamban. Artinya, ini sudah menjadi kebiasaan mereka BAB di sungai," kata Novita, Rabu (18/5/2016).
Agar kebiasaan buruk itu dikurangi, Dinkes saat ini melakukan kampanye Stop BAB Sembarangan. Kampanye tersebut baru menyentuh 35 desa dari 86 desa di wilayah Sleman. Upaya tersebut dilakukan agar kebiasaan warga membuang hajat tidak pada tempatnya itu dapat ditekan.
"Kami berharap kebiasaan BAB di sungai itu tidak diteruskan. Deklarasi dan gerakan ini baru kami jalankan di 35 desa," ujarnya.
Selain nilai-nilai kesopanan, etika dan kebersihan lingkungan, aksi BAB sembarangan menurut Novita bertujuan untuk mengurangi dampak negatif bagi masyarakat. Pasalnya kebiasaan BAB sembarangan bisa menimbulkan penyakit.
"Kami terus mengingatkan warga untuk tidak melanjutkan kebiasaan itu. Dalam konteks ini, kami juga menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Sleman untuk terus membangun jammban di berbagai desa," tuturnya.
Saat ini, lanjut Novita, cakupan fasilitas sanitasi di Sleman mencapai 90%. Menurutnya, yang paling berat dilakukan adalah merubah kebiasaan masyarakat. Meski dinilai sulit, pihaknya optimistis dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara bertahap.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Real Madrid menang 1-0 atas Villarreal dalam lanjutan Liga Spanyol. Laga di Santiago Bernabeu diwarnai kartu merah Vinicius Junior.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Minggu 11 Oktober 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu, 11 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.