Antam Raup Rp68,41 Triliun dari Penjualan Emas hingga September 2026
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Pendidikan Gunungkidul, belum seluruh siswa mengakses wajar 12 tahun.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Hingga saat ini, masih ada sekitar 16% di Gunungkidul yang belum melanjutkan pendidikan (wajar) 12 tahun. Adapun pemerintah menargetkan jumlah siswa tidak sekolah menjadi 14 persen.
Sekretaris Dinas Pendidikan, pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul Bahron Rasyid menyampaikan dari 10.244 siswa SMP/MTs di wilayah tersebut, sekitar 16% atau 1.400 siswa yang belum sekolah.
Disdikpora berupaya melakukan sosialisasi ke masyarakat terkait program wajib belajar 12 tahun.
"Kepada pihak keluarga kami juga berikan pemahaman agar memiliki kesadaran untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi," pungkasnya.
Sekolah Bersaing Tingkatkan Kualitas
Lebih lanjut, Bahron Rasyid mengungkapkan terdapat dua persoalan yang kini dihadapi SMA dan SMK serta SMA Swasta dan SMA Negeri. Pertama minat siswa SMP/MTS di Gunungkdul lebih memilih melanjutkan ke SMK karena dapat langsung bekerja. Kedua persaingan antara SMA Swasta dan SMA Negeri.
Kenyataannya selama ini jenjang SMA baik Swasta maupun Negeri di Gunungkidul masih sama-sama kekurangan murid. Tak terkecuali SMA Negeri yang berada di pinggiran kota seperti SMA Semanu, SMA Panggang, SMA Rongkop masih kekurangan murid setiap tahun ajaran baru.
Bahron menuturkan, pada tahun 2016 lulusan SMP/MTS hanya berjumlah 10.244 siswa, sedangkan formasi SMA/SMK/MA sudah mencapai 13.000 kuota. Alhasul tetap ada SMA/SMK/MA yang tidak kebagian siswa.
Kondisi tersebut akan memicu kompetisi yang kuat di antara masing-masing penyelenggara pendidikan.
Sekolah pun terpacu memperbaiki layanan pendidikan agar dapat menarik minat siswa didik untuk mendaftar sekolah di sekolah mereka.
Sejauh ini bantuan pemerintah seperti dana BOS tetap diberikan pada porsi yang sama setiap sekolah, sehingga tidak perlu khawatir akan perbedaan fasilitas pendidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Antam mencatat penjualan emas 25.217 kg senilai Rp68,41 triliun hingga September 2026. Laba perusahaan tumbuh 46% menjadi Rp9,66 triliun.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.
Mario Aji gagal finis di Moto2 Malaysia setelah terjatuh pada lap kedua. Pembalap Indonesia itu kini membidik hasil lebih baik di Qatar.