DANA DESA : Puluhan Laporan Keuangan Desa Bermasalah, Apakah Indikasi Korupsi?

Rabu, 25 Mei 2016 18:14 WIB
DANA DESA : Puluhan Laporan Keuangan Desa Bermasalah, Apakah Indikasi Korupsi?

Dana desa di Bantul dolaporkan bermasalah di puluhan desa

Harianjogja.com, BANTUL- Inspektorat Bantul menemukan puluhan laporan penggunaan dana desa bermasalah. Pemerintah mengklaim belum menemukan indikasi korupsi dalam penggunaan anggaran desa.

Kepala Inspektorat Bantul Bambang Purwadi mengatakan, lembaganya telah memeriksa laporan keuangan 40 desa di Bantul sebagai sampling. “Pemeriksaan ini semacam review bukan audit khusus,” terang Bambang Purwadi, Selasa (24/5/2016).

Hasilnya kata dia, sebagian besar laporan keuangan yang diperiksa tersebut ditemukan masalah, khususnya masalah administrasi. Antara lain terlambatnya penyampaian laporan dana desa dan sejumlah persoalan administrasi lainnya. Inspektorat telah menyampaikan temuan itu ke Pemerintah Desa terkait agar ada perbaikan ke depannya.

Pemkab kata dia kini menggandeng Badan Pengeawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk membantu desa dalam menyusun laporan keuangan guna mencegah kesalahan administrasi maupun indikasi korupsi.

Desa dibantu oleh BPKP kini tengah membangun Sistem Administrasi Keuangan Desa guna memperlancar proses pelaporan anggaran.

Terkait temuan di 40 desa yang diperiksa, Bambang memastikan belum ditemukan indikasi korupsi dalam laporan tersebut. Karenanya kata dia, persoalan ini tidak perlu dibawa ke ranah pidana karena hanya sebatas masalah administrasi.

“Kalau korupsi atau penggelapan enggak ada ditemukan, hanya administrasi saja,” lanjutnya.

Pemeriksaan atau review terhadap dana desa dilakukan setiap setahun sekali. Review secara berkala itu dilaksanakan menyusul melonjaknya anggaran untuk desa sejak Undng-undang Desa No.6/2014 diberlakukan.

Regulasi baru tersebut tidak hanya mendorong semakin besar dana bergulir ke desa, namun juga melimpahkan sejumlah kewenangan ke desa. Posisi desa kini menjadi lebih otonom dibanding sebelumnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online