Siti Sekar Kunjungi Harian Jogja

Jumali
Jumali Senin, 06 Juni 2016 18:37 WIB
Siti Sekar Kunjungi Harian Jogja

Kelompok Siti Sekar saat berkunjung ke Griya Harian Jogja, Senin (6/6/2016) sore. (JIBI/Harian Jogja/Jumali)

Harianjogja.com, JOGJA -- Kelompok Siti Sekar mendatangi Griya Harian Jogja, Senin (6/6/2016) sore. Kedatangan mereka adalah untuk menyampaikan dukungan dan mendesak agar Pemda DIY menutup praktik prostitusi di wilayahnya.

"Kedatangan kami adalah untuk meminta dukungan semua pihak agar praktik prostitusi di DIY ditutup. Praktik prostitusi membawa dampak negatif banyak pihak," ujar Ketua Siti Sekar, Athirah Azzahrah.

Menurut dia, selain bertentangan dengan ajaran agama, keberadaan lokalisasi seperti di Pasar Kembang (Sarkem) seakan telah melegalkan praktik prostitusi. Padahal, dampaknya cukup banyak. Secara tak langsung, praktik ini akan merusak generasi mendatang. "Oleh karena itu, Perda DIY tentang pelacuran harus segera diubah dan berisi tentang larangan adanya prostitusi," imbuh siswi SMA Taruna Patnagama tersebut.

Sementara Pimred Harian Jogja, Anton W P mengatakan selama ini koran ini mendukung upaya yang dilakukan oleh masyarakat terkait dengan pemberantasan praktik prostitusi. Hanya saja, bentuknya berbeda. Kontrol terhadap praktik prostitusi perlu dilakukan tidak hanya di lokalisasi seperti Sarkem, namun di beberapa tempat lainnya.

"Praktik di tempat lain sebenarnya cukup banyak. Ini jadi perhatian kami karena kami menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online