Kurangi Emisi Lintas Laju Urban, KAI Commuter Raih Penghargaan di JBBA
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
PKL Pasar Kembang yang akan direlokasi menyatakan pendapat.
Harianjogja.com, JOGJA-Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Pasar Kembang berkukuh tidak akan meninggalkan lapak sebagaimana ultimatum dari PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Sebab mereka merasa menempati lahan Sultan Ground.
“Kecuali yang minta pindah Sultan,” kata Sekretaris Paguyuban Pedagang Jalan pasar Kembang, Efriyon seusai beraudiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja, Selasa (7/6/2016).
Karena itu, Efriyon mengaku akan tetap berjualan seperti biasa meski diminta mengosongkan lahan maksimal akhir Juli mendatang, terlebih kalangan dewan juga membela para pedagang.
Ketua DPRD Kota Jogja, Sujanarko mengatakan dalam waktu dekat pihaknya juga akan segera menindaklanjuti keluhan para pedagang Jala Pasar Kembang ke Pemerintah Kota Jogja, Pemda DIY, dan PT.KAI. Menurut dia perlu ada data jumlah pedagang yang memiliki Kartu Bukti Pedagang (KBP).
“Karena selama ini mereka sudah memenuhi kewajibannya dengan membayar retribusi maka harus diperhatian,” ujar Sujanarko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Commuter Indonesia (KCI) Wilayah 6 dianugerahi penghargaan bergengsi dalam ajang Jogja Brand and Business (JBBA) 2026, Rabu (15/7)
Apple Event 9 September digelar pukul 00.00 WIB. iPhone lipat dan iPhone 18 Pro menjadi produk yang paling dinanti.
FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia berpeluang diperkuat pemain abroad.
Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen ditargetkan beroperasi November 2026 setelah memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi.
Cara edit foto 80-an di ChatGPT dengan fitur 80s Flashback. Simak langkah, prompt kustom, dan tips agar hasil foto retro lebih menarik.
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.