Investor Asing Belum Agresif Borong SBN, Ini Faktor Penghambatnya
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Warga mulai bekerja bakti membersihkan akses jalan aspal di Pantai Somandeng dari timbunan pasir pantai setebal 30 cm yang terbawa arus saat gelombang tinggi menghantam Rabu (8/6/2016) lalu. (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Gelombang tinggi pantai selatan menimbulkan persoalan terkait status bangunan yang dinilai melanggar aturan pemerintah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Warga pemilik bangunan di pantai di Gunungkidul menyatakan siap direlokasi karena lokasi bangunan mereka dianggap terlalu dekat dengan laut.
Gelombang tinggi yang menyapu pesisir pantai selatan pada Rabu (8/6/2016) dan Kamis (9/6/2016) lalu mengakibatkan sejumlah bangunan milik warga yang berada di pasiran pantai rusak ringan hingga rusak parah.
Salah seorang pedagang lain di Pantai Somandeng, Harwi menyetujui rencana pemerintah jika akan melakukan relokasi bangunan di tepi pantai. Selama seluruh pemilik bangunan diberi kapling untuk mendirikan bangunan.
"Saya siap kalau nanti ada relokasi dari pemerintah, asalkan kami kebagian jatah satu-satu," ungkapnya, Minggu (12/6/2016).
Saat ditemui dirinya dan beberapa warga sedang membersihkan tumpukan pasir pantai setebal 30 cm yang menutupi akses jalan aspal di pantai Somandeng.
"Hari ini, Minggu [12/6/2016] warga sudah mulai bersih-bersih lokasi pantai setelah gelombang besar Rabu kemarin," kata dia.
Kata dia, untuk saat ini seluruh warga pesisir pantai bekerja bakti membersihkan jalan dari timbunan pasir. Sementara untuk persiapan menjelang lebaran nanti, beberapa warga, termasuk dirinya pun mulai membenahi warung makan yang rusak parah terhantam gelombang.
Ketua kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Pantai Drini, Marjoko mengungkapkan tidak keberatan apabila harus mengikuti relokasi yang dilakukan oleh pemerintah. Ia berharap pemerintah segera merealisasikannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investor asing mulai kembali membeli SBN RI, tetapi arus modal masih terbatas. Pelemahan rupiah hingga kebijakan The Fed jadi penyebab.
Sekaten Solo 2026 resmi dimulai. Simak jadwal Miyos Gangsa, Grebeg Maulud, hingga pasar malam di Alun-Alun Keraton Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep menewaskan lima orang. Sebanyak 232 korban berhasil dievakuasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 3 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Oknum anggota Polres Tanjab Timur, Bripka SO, dipatsus usai video dirinya berada di arena judi sabung ayam viral. Kasus masih didalami Propam.