TAWURAN SLEMAN : 6 Tersangka Bawa Sajam Masih Berusia 18-19 Tahun

Sunartono
Sunartono Jum'at, 17 Juni 2016 06:22 WIB
TAWURAN SLEMAN : 6 Tersangka Bawa Sajam Masih Berusia 18-19 Tahun

dokumen

Tawuran Sleman berhasil dihentikan sebelum mulai.

Harianjogja.com, SLEMAN - Petugas Polres Sleman bersama Polsek Depok Barat menangkap 23 pemuda yang bersiap melakukan penyerangan terhadap kelompok massa lain di kawasan Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, Rabu (15/6/2016) malam. Enam di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyita sejumlah senjata tajam serta senjata api sejenis airgun.

(Baca Juga : http://www.harianjogja.com/baca/2016/06/16/tawuran-sleman-23-pemuda-ditangkap-6-jadi-tersangka-karena-bawa-sajam-729633">TAWURAN SLEMAN : 23 Pemuda Ditangkap, 6 Jadi Tersangka karena Bawa Sajam)

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar menambahkan, keenam pemuda itu lima di antara berumur antara 18 hingga 19 tahun berinisial AK, JK, PP, AS dan RB yang kini ditahan di Mapolres Sleman. Sedangkan satu tersangka masih dibawah umur berinisial DO dititipkan di Panti Sosial Bina Remaja Dinsos DIY. Dari hasil pemeriksaan keenamnya secara intensif, lima diantaranya mengakui membawa senjata tajam, sedangkan satu yaitu berinisial AK yang membawa senjata api airgun.

"Semua tersangka kebetulan warga Sleman," ungkapnya.

Sepuh masih merahasikan, identitas kelompok yang akan diserang. Selain itu, dari 23 pemuda yang ditangkap beberapa diantaranya ada yang masih berstatus pelajar. Keenam tersangka saat diperiksa mengaku, senjata yang dibawa hanya sekedar untuk jaga-jaga. Mereka membantah jika akan melakukan penyerangan terhadap kelompok lain.

"Mereka tidak mengakui. Soal ini dari kelompok mana dan akan menyerang kelompok apa itu masih kami dalami, yang jelas kelompok massa yang diduga akan melakukan tawuran. Para tersangka dijerat dengan UU Darurat," tegas Sepuh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online