GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Ombak Surut, Laut Selatan Sepi Ikan

Jum'at, 17 Juni 2016 22:55 WIB
GELOMBANG TINGGI PANTAI SELATAN : Ombak Surut, Laut Selatan Sepi Ikan

HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI KEMBALI MELAUT-- Beberapa nelayan merapikan jaring yang baru saja digunakan melaut di Pantai Baron, Gunung Kidul, Selasa (28/2). Kondisi cuaca yang mulai membaik di perairan Laut Selatan para nelayan kembali melaut setelah sempat menganggur selama sekitar dua bulan akibat cuaca buruk. Setiap hari mereka rata-rata mendapatkan tangkapan yang sebagian besar berupa ikan tongkol sekitar 30 Kilogram per hari dan dijual dengan harga Rp 10.000 per kilogram.

Gelombang tinggi Pantai Selatan membuat ikan langka didapatkan.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Paska-Gelombang tinggi Pantai Selatan pekan lalu,  Rabu (8/6/2016) dan Kamis (9/6/2016) tangkapan nelayan di pantai Gunungkidul nihil. Hal tersebut menjadikan sebagian nelayan terpaksa menganggur dan pulang melaut dengan tangan kosong.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto mengungkapkan tangkapan nelayan di pantai selatan saat ini sangat sepi. Ia mengatakan sudah menjadi sebuah siklus alam, faktor terang  bulan menjadi salah satu pengaruh  langkanya ikan. Dikatakannya sejak  Sabtu (11/6/2016) nelayan mulai melaut, tetapi hasil tangkapan tak sesuai dengan harapan.

“Rata-rata nelayan sama sekali tidak dapat ikan. Sepi sekali,” kata dia Jumat (17/6/2016).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online