Di Bantul, 4 Jenis Barang Ini Dipantau
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
JIBI/SOLOPOS/Agoes Rudianto CUACA EKSTREM-Awan kelabu dilihat dari gedung bertingkat di Kota Solo, Selasa (20/3). Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika mengeluarkan peringatan dini guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat di Jawa Tengah bagian utara, timur dan selatan pada bulan Maret ini.
Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprediksi wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta akan mengalami kemarau yang lebih basah hingga beberapa bulan ke depan.
"Awan-awan hujan terus mengalami pertumbuhan, akibat dampak dari La Nina dan Dipole Mode Negatif. Diprediksi pada Juli, curah hujan di DIY berkisar antara 21 hingga 100 milimeter," kata Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Joko Budiono, Sabtu (18/6/2016) seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia, kisaran curah hujan tersebut diprediksi akan sampai pada Agustus 2016. Setelah itu akan mengalami peningkatan pada September.
"Di bulan ini, curah hujan kisaran 51-100 milimeter. Petumbuhan awan-awan hujan akan meningkat. Kemarau di Yogyakarta akan lebih basah dibandingkan normalnya," katanya.
Ia mengatakan fenomena Dipole Mode Negatif, merupakan anomali berupa bertambahnya pasokan air di wilayah Indonesia bagian barat.
"Sementara La Nina merupakan dampak dari El Nino. Pada pertama Juni ini, El Nino meluruh ke normalnya. Intensitas La Nina berkekuatan lemah hingga sedang sampai September, katanya.
Joko mengatakan, dampak positifnya bagi tanaman pangan, padi akan terpenuhi kebutuhan airnya.
"Sedangkan hortikultura, bisa buruk. Karena kelebihan air. Seperti tebu, palawija, dan tembakau," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em>Dinas Perdagangan Kabupaten Bantul, melakukan pemantauan stok kebutuhan pokok dengan fokus pada empat komoditas</em></p>
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Kehadiran BNI dalam acara ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan layanan perbankan digital yang mudah diakses sekaligus relevan.
Refleksi 20 tahun gempa Bantul, Bupati Abdul Halim Muslih dorong penambahan sistem peringatan dini dan inovasi mitigasi bencana untuk masa depan lebih tangguh.
Penelitian University of Ottawa ungkap serangan jantung dapat memicu gangguan otak dan meningkatkan risiko depresi.
Arsenal siap angkat trofi Liga Inggris di laga kontra Crystal Palace malam ini. Mikel Arteta langsung fokus bidik gelar ganda jelang final UCL.