Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Lelang jabatan kosong di Pemda DIY segera diisi
Harianjogja.com, JOGJA – Delapan nama untuk mengisi jabatan eselon II yang kosong di pemerintahan DIY sudah dipastikan. Kedelapan nama itu tinggal menunggu saat pelantikan yang akan dilakukan langsung oleh Gubernur DIY.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah DIY Agus Supryanto Sabtu (25/6/2016) menuturkan saat ini seluruh proses lelang jabatan sudah usai. Mereka juga sudah melaporkan ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk menyampaikan hasil lelang jabatan ini. Namun kapan akan dilantik dia masih belum mengetahui pasti lantaran masih menunggu waktu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.
“Harapannya bisa dilantik sebelum lebaran, tapi bisa juga hari pertama setelah libur lebaran, tergantung kesibukan Gubernur,” kata dia.
Soal nama-nama yang terpilih, Agus masih enggan membocorkannya. Menurutnya hak menyampaikan nama pejabat eselon II yang terpilih adalah hak Gubernur DIY.
Delapan jabatan yang akan terisi antara lain Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Diy, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Kepala Dinas Kesehatan DIY dam Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah DIY.
Selain itu jabatan Kepala Pelaksana BPBD DIY, Kepala Biro Administrasi Perekonomian Sumberdaya Alam Sekda DIY, Staf Ahli Gubernur DIY Bidang Sosial, Budaya dan Kemasyarakatan serta Wakil Kepala Dinas Kebudayaan juga sudah dipastikan pengisinya.
Sementara terkait pengisian jabatan Sekretaris Daerah DIY yang masih kosong, Agus mengakui sampai saat ini pihaknya belum melakukan tim Panitia Seleksi lelang jabatan Sekda DIY. Meskipun demikian pihaknya sudah memberikan konsep lelang jabatan eselon I itu kepada Gubernur DIY. Sedangkan waktu pelaksanaan lelang jabatan juga belum ada pembicaraan lebih lanjut.
“Itu nanti hak prerogatif Gubernur sebagai PPK [Pejabat Pembina Kepegawaian],” ujar dia.
Terpisah Wakil Ketua DPRD DIY Arief Noor Hartanto mengapresiasi usainya proses lelang jabatan eselon II Pemda DIY. Dia pun berharap sosok-sosok yang terpilih nanti bisa bertugas dengan baik. Sosok yang biasa disapa Inung itu juga meminta hasil lelang jabatan segera diumumkan dan dilantik.
“Agar nanti tidak menimbulkan praduga dan bisa segera dilantik,” kata dia.
Inung juga berpesan untuk tak menunda lelang jabatan Eselon I seusai mengisi jabatan eselon II. Pasalnya tak ada lagi alasan untuk menunda pengisian Sekda DIY karena tugas mengisi eselon II sudah usai.
“Kalau bisa sebelum masa jabatan Pelaksana tugas Sekda DIY usai sudah ada pengisinya,” tandas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Harga minyak Brent turun ke US$106,04 per barel seiring prospek pasokan diesel Rusia, di tengah kontroversi impor bahan bakar di AS.
Lebih dari 200 orang dilaporkan tewas dalam serangan udara di tambang emas Sudan dekat perbatasan Mesir. Pemerintah memerintahkan penyelidikan.
Tiga rudal Houthi dilaporkan mengarah ke Riyadh dan Khamis Mushait. Arab Saudi menyatakan seluruh rudal berhasil dicegat.
KPK mengirim surat panggilan ulang kepada Nusron Wahid sebagai saksi dugaan korupsi di ATR/BPN, terkait suap pengurusan sertifikat tanah di Bogor.
Prabowo menyiapkan Rp2 miliar untuk pengeboran 200 titik air dan mengirim 200 pompa guna menangani karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting.