PERSIBA BANTUL : Aduh, Pendapatan Minim, Terancam Tak Bisa Bayar THR

Arief Junianto
Arief Junianto Selasa, 28 Juni 2016 22:55 WIB
PERSIBA BANTUL : Aduh, Pendapatan Minim, Terancam Tak Bisa Bayar THR

Persiba Bantul tak memiliki pemasukan dalam sebulan terakhir.

Harianjogja.com, BANTUL -- Manajemen Persiba Bantul kian mengisyaratkan tidak ada pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi skuat Laskar Sultan Agung. Liburnya turnamen selama sebulan penuh dinilai menjadi penyebab tak adanya pemasukan yang menambah kas pendapatan manajemen.

Diakui sendiri oleh Manajer Persiba Bantul Endro Sulastomo, kondisi keuangan Persiba Bantul saat ini tengah mnim. Selain tak adanya pemasukan lantaran liburnya turnamen, belum cairnya sisa subsidi dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator turnamen Indonesia Soccer Championship (ISC) B juga kian menambah minim saldo kas manajemen.

Sejauh ini pihak PT GTS baru menggelontorkan subsidi senilai total Rp400 juta itu sebanyak dua termin saja senilai masing-masing Rp100 juta. Diakuinya, dana itu sudah habis ia pakai untuk membayar gaji pemain serta operasional tim.

“Apalagi dana per termin itu juga tidak penuh kami terima, karena masih dipotong Rp2 juta untuk pajak. Selama jeda turnamen ini kami hanya menggelar latihan serta uji coba-uji coba dengan tim lokal. Itu pun kan ya butuh uang untuk operasionalnya,” keluh legislator Bantul itu.

Sebenarnya, selain berujicoba dengan sejumlah klub lokal, pihaknya juga telah mengagendakan laga uji coba kontra tim selevel. Untuk itu sejak awal ia sudah berkomunikasi dengan pihak manajemen PPSM Magelang. “Tapi batal, karena tidak adanya kesamaan waktu pelaksanaan saja. Tapi bisa jadi tetap digelar nanti setelah Lebaran masih ada waktu sebelum kompetisi digelar lagi. PPSM Magelang malah sudah berujicoba lawan tim PON Jateng,” ungkapnya

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online