VAKSIN PALSU : Jogja Bentuk Tim Penelusuran, Apa Temuannya?

Sunartono
Sunartono Jum'at, 01 Juli 2016 04:20 WIB
VAKSIN PALSU : Jogja Bentuk Tim Penelusuran, Apa Temuannya?

Vaksin palsu yang diungkap pembuatannya di Jakarta diduga juga beredar di Jawa Tengah (Jateng). Demi mengantisipasi peredarannya, petugas dari tim gabungan Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kamis (30/6/2016), melakukan inspeksi vaksin di gudang obat-obatan salah satu rumah sakit di Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Inspeksi yang dilakukan di sejumlah rumah sakit tersebut bertujuan mengantisipasi peredaran vaksin palsu pasca terungkapnya kasus pembuatan vaksin palsu pekan lal

Vaksin Palsu, Walikota imbau warga tak resah.

Harianjogja.com, JOGJA -- Soal vaksin palsu, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja membentuk tim dan melakukan penelusuran.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Fita Yulia Kisworini menyatakan hasil penelusurannya bersama tim di lapangan berdasarkan asal pengadaan vaksin di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) tingkat pertama maupun tingkat lanjutan, rumah sakit pemerintah dan swasta.

"Belum ditemukan vaksin palsu," katanya, dalam acara buka puasa bersama di Warung Makan di Jalan Kusumanegara, Kamis (30/6/2016).

(Baca Juga : VAKSIN PALSU : Haryadi : Tidak Ada yang Namanya Vaksin Palsu)

Menurut dia, semua vaksin program yang ada di Dinas Kesehatan Kota Jogja asli berasal dari Kementerian Kesehatan. Vaksin tersebut didistribusikan ke puskesmas. Demikian juga fasilitas pelayanan kesehatan dapat mengambil vaksin melalui puskesmas.

Namun demikian, dari isu peredaran vaksin palsu, Dinas Kesehatan Kota Jogja akan memberikan buku pedoman standar of procedure (SOP) penyelenggaraan imunisasi yang mencangkup SOP pengambilan vaksin dan pelarut imunisasi ke Dinas Kesehatan Kota, SOP penyimpanan vaksin dan pelarut program imunisasi tingkat puskesmas.

"SOP pelayanan imunisasi oleh petugas kesehatan di Puskesmas dan Fasyankes serta SOP teknik pengelolaan limbah imunisasi di Puskesmas," papar Fita.

Fita mengimbau agar masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan imunisasi bagi putra putrinya bisa menuju Fasyankes yang sudah menggunakan vaksin dari Dinas Kesehatan Kota Jogja.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online