GANGGUAN PENERBANGAN : Pilot Komersial Nyaris Menabrak Balon Udara

Sunartono
Sunartono Sabtu, 09 Juli 2016 23:20 WIB
GANGGUAN PENERBANGAN : Pilot Komersial Nyaris Menabrak Balon Udara

Ilustrasi balon udara (Reuters/Mike Sturk)

Gangguan penerbangan disebabkan balon udara.

Harianjogja.com, SLEMAN - Petugas Air Traffic Controller (ATC) Lanud Adisutjipto Jogja menerima tiga laporan dari pilot pesawat komersial adanya gangguan penerbangan karena balon udara, Sabtu (9/7/2016). Pilot terpaksa secara mendadak melakukan manuver udara karena jarak dengan balon hanya sekitar 100 meter.

Kepala Dinas Operasi Lanud Adisutjipto Jogja Kolonel Pnb Indan Gilang Buldansyah menjelaskan ATC Lanud Adisutjipto menerima laporan dari pilot pesawat komersial sebanyak tiga kali terkait adanya balon udara yang diterbangkan tanpa awak.

Menurut dia, gangguan balon ini tercatat dialami oleh pesawat Citilink 100 di atas langit Godean, Sleman dengan ketinggian 9.000 feet. Gangguan serupa di hari yang sama juga dialami Citilink 105 di ketinggian 17.000 feet dan pesawat Wings Air di utara Kota Solo pada ketinggian sekitar 8.000 feet.

"Balon mendekati pesawat dengan jarak 100 meter sehingga pilot melakukan manuver untuk menghindar. Diperkirakan balon tersebut diterbangkan dari area Kebumen dan Cilacap," terangnya,  Sabtu (9/7/2016) sore.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online