SIM Card Wajib Biometrik, Pelanggan Keluhkan Harga dan Verifikasi
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.
Ilustrasi kemacetan (JIBI/Solopos/Abdullah Azzam)
Arus balik 2016 di Bantul didominasi kendaraan pribadi
Harianjogja.com, BANTUL- Kepadatan arus lalu lintas di sejumlah jalur utama arus balik Lebaran di Bantul mulai terlihat sejak Sabtu (9/7/2016).
Meskipun menurut Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul puncak arus balik akan terjadi pada Hari Minggu (10/7/2016), sejumlah kendaran dengan plat nomor kendaraan luar daerah mulai terpantau melalui jalur utama mudik seperti di Jalan Wonosari dan Sedayu.
Kepala Dishub Kabupaten Bantul, Suwito mengatakan dari pantauan pos pengamanan arus mudik, kendaraan para pemudik sudah mulai terlihat memadati jalur utama. Namun untuk arus masih sangat lancar tidak ada kemacetan terjadi disejumlah perempatan.
“Kami perkirakan puncaknya akan terjadi Minggu dari siang sampai malam, namun untuk arus balik sejak H+2 dan H+3 ini sudah mulai padat,” ujarnya, Sabtu (9/7/2016).
Menurut Wito, kendaraan yang sudah mulai memadati jalur utama masih didominasi kendaraan pribadi seperti mobil dan motor. Ia mengatakan, untuk kendaraan umum seperti bus lebih banyak akan melalui jalur utara, namun demikian memang ada beberapa bus yang akan berangkat dari terminal Palbapang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Registrasi SIM card wajib biometrik sejak Juli 2026. Pelanggan mengeluhkan harga naik dan verifikasi wajah yang kerap gagal.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 14 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 14 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.